TRIBUN WIKI
Hari Tasyrik 2026: Jadwal Lengkap, Pengertian, dan Larangan yang Perlu Diketahui
Hari Tasyrik pada 2026 jatuh pada tanggal 28, 29 dan 30 Mei 2026. Tanggal tersebut bertepatan pada 11, 12 dan 13 Zulhijah.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Karena sebentar lagi umat muslim akan merayakan Idul Adha 2026, banyak pula yang kemudian mencari informasi seputar hari Tasyrik.
Hari Tasyrik adalah tiga hari istimewa dalam kalender Islam, tepatnya setelah perayaan Idul Adha.
Menurut penanggalan, hari Tasyrik jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah.
Baca juga: Tips Memilih Hewan Kurban, Khususnya Sapi yang Bebas Antraks
Nama "Tasyrik" berasal dari kata Arab yang berarti "menjemur", merujuk pada tradisi menjemur daging kurban untuk diawetkan pada masa Nabi Muhammad SAW ketika belum ada teknologi pendingin.
Selain itu, hari Tasyrik juga diartikan sebagai waktu pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang dimulai setelah matahari terbit.
Lalu, kapan hari Tasyrik 2026?
Jadwal Hari Tasyrik 2026
Berdasarkan kalender Hijriyah, hari Tasyrik 2025 akan jatuh pada:
Baca juga: Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus, Lanjut Idul Adha di Bulan Mei 2026
-
11 Zulhijah 1447 H: Kamis, 28 Mei 2026
-
12 Zulhijah 1447 H: Jumat, 29 Mei 2026
-
13 Zulhijah 1447 H: Sabtu, 30 Mei 2026
Baca juga: Idul Adha Hari Jumat Apakah Shalat Jumat? Simak Penjelasannya
Saat hari Tasyrik tiba, ada beberapa larangan bagi umat muslim.
Selain itu, ada juga hal-hal yang dianjurkan bagi umat Islam.
Lantas, apa saja larangan dan anjuran di hari Tasyrik?
Baca juga: Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Pemerintah dan Muhammadiyah Berbarengan
Umat Islam dilarang berpuasa pada hari Tasyrik, kecuali bagi yang tidak mendapatkan hewan kurban saat menunaikan haji.
Larangan ini berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW:
Baca juga: Ustadz Syahban Sihotang: Selain Ramadan, Saat Idul Adha PDIP Sumut Juga Bawa Sapi Kurban ke Sihotang
"Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari Tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji." (HR. Bukhari).
Hari Tasyrik adalah waktu yang dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban bagi yang mampu, sebagai bentuk ketaatan dan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Disunnahkan memperbanyak dzikir seperti takbir, tahlil, dan tahmid di tempat umum maupun pribadi untuk mengingat kebesaran Allah SWT.
Hari Tasyrik juga disebut sebagai hari makan dan minum, di mana umat Islam dianjurkan menikmati hidangan terutama dari daging kurban sebagai bentuk syukur dan kebahagiaan bersama keluarga dan masyarakat.
Dianjurkan memperbanyak doa, termasuk doa sapu jagad:
"Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah waqina ‘adhaban-nar" (Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka).(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jemaah-haji-berdoa-di-hari-Tasyrik.jpg)