TRIBUN WIKI
Perbedaan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Jadwal dan Bacaan Niatnya
Perbedaan puasa Tarwiyah dan Arafah terletak pada waktu pelaksanaannya. Keduanya adalah puasa sunnah yang sangat dianjurkan.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Pada bulan Zulhijah, umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah.
Kedua puasa ini adalah puasa sunnah yang sangat dianjurkan.
Sebab, puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki beberapa keutamaan, serta pahala yang sangat besar.
Baca juga: Jadwal Sidang Isbat Idul Adha 2026, Pemantauan Hilal di Sumut Dilakukan di Kota Medan
Bagi mereka yang menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah, akan diampuni segala dosanya.
Namun, ada sedikit perbedaan antara puasa Tarwiyah dan Arafah ini.
Perbedaan terletak pada pelaksanaan ibadah puasa.
Meski sama-sama dikerjakan pada bulan Zulhijah, tapi kedua pelaksanaannya dibedakan pada waktu yang berdekatan.
Baca juga: Jadwal Idul Adha Muhammadiyah 2026 Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal
Puasa Tarwiyah dilakukan pada 8 Dzulhijjah (sehari sebelum Arafah).
Sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Dzulhijjah, yakni hari wukuf di Arafah dan sehari sebelum Idul Adha.
Niat Puasa Tarwiyah
Puasa sunnah yang diadakan pada 8 Dzulhijjah adalah puasa Tarwiyah.
Puasa ini ditunaikan sehari sebelum Hari Arafah, 9 Dzulhijjah.
Baca juga: Libur Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Cek Penjelasan Berikut Ini
Niat Puasa Tarwiyah adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'âlâ."
Baca juga: Penjualan Hewan Kurban di Karo Jelang Hari Raya Haji Menurun dari Tahun Lalu
Niat Puasa Arafah
Puasa Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah. Tepat sehari sebelum Idul Adha.
Keutamaan puasa Arafah terdapat dalam hadis yang bunyinya:
"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).
Baca juga: Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus, Lanjut Idul Adha di Bulan Mei 2026
نويتُ صومَ عرفة سُنّةً لله تعالى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat puasa Arafah, karena Allah ta’ala.
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
Bila mengacu pada kalender Hijriah, maka 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.
Umat Muslim dapat mulai melaksanakan puasa sunnah sejak hari pertama.
Berikut urutan lengkapnya, seperti dilansir dari laman Baznas.
Baca juga: Niat Shalat Idul Adha Beserta Tata Cara Pelaksanaannya
1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026
2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026
3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026
4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026
5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026
6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026
7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026
8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026
9 Dzulhijjah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026
(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-puasa-Tarwiyah-dan-Arafah-2026-di-rumah.jpg)