Film Bioskop
The Devil Wears Prada 2, Karakter Jin Chou dan Frasa Ching Chong Dinilai Rasis oleh China
The Devil Wears Prada 2 bikin geram China karena ada frasa mirip Ching Chong yang dinlai rasis.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- The Devil Wears Prada 2 rencananya akan tayang pada 1 Mei 2026 di Amerika Serikat
- Jelang kemunculannya, film ini mendapat boikot dari China
- Alasan pemboikotan karena karakter dalam film bernama Jin Chou seperti merendahkan orang Asia
- Nama Jin Chou dilafalkan keliru menjadi Chin Chou yang terdengar seperti Ching Chong, hinaan rasial kepada warga China
TRIBUN-MEDAN.COM,- Pengamat dan kritikus sedang ramai membahas rencana penayangan film The Devil Wears Prada 2.
The Devil Wears Prada 2 merupakan sekuel dari film dengan judul yang sama, yang pernah tayang pada tahun 2006.
Namun, di tengah persiapan penayangan yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2026, ada riak-riak tak sedap soal film ini.
Baca juga: Sinopsis dan Link Nonton Istri Paruh Waktu MDTV yang Dibintangi Audi Marissa dan Arifin Putra
South China Morning Post (SCMP) melaporkan, bahwa sekuel film Hollywood ini dituduh menggunakan nama 'rasis' yang mengingatkan pada stereotip xenofobia dalam film-film Western zaman dulu.
Dalam klip yang diunggah oleh seorang influencer Tiongkok, muncul karakter asisten Asia yang memperkenalkan dirinya sebagai "Jin Chao".
Jin Chou digambarkan sebagai sosok kutu buku dengan penampilan atau mode mencolok.
Karakter ini dianggap menguatkan streotip tentang orang Asia, khususnya China di Amerika Serikat.
Baca juga: Sinopsis Drakor Perfect Crown Episode 5, Pangeran Agung I-an Ragu Soal Pernikahan
Tidak hanya itu. beberapa pengamat menilai, bahwa frasa Jin Chao ini terdengar seperti "Ching Chong".
"Ching Chong" atau "Ching Chang Chong" adalah istilah yang dikategorikan sebagai hinaan rasial dan ujaran kebencian yang ditujukan untuk mengejek atau merendahkan bahasa Tionghoa, orang Tionghoa, serta komunitas Asia Timur lainnya
Istilah ini muncul dari peniruan bunyi (onomatope) yang dibuat-buat oleh penutur bahasa Inggris untuk mengejek fonetik atau pelafalan bahasa Tionghoa.
Baca juga: Sinopsis Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Penuh Intrik, Ini Fakta Menarik & Link Nonton
Penggunaannya bertujuan untuk menyederhanakan bahasa Asia ke dalam bunyi-bunyi yang dianggap asing, aneh, atau lucu oleh penutur Barat, sehingga menciptakan stereotip yang merendahkan.
Dalam film The Devil Wears Prada 2, karakter Jin Chou kemudian dilafalkan dengan ucapan yang keliru.
Beberapa orang menyebut Jin Chou dengan Chin Chou, yang mirip dengan frasa hinaan seperti Ching Chong.
“Saya sudah tinggal di AS selama lebih dari satu dekade dan tidak dapat menemukan alasan apa pun untuk nama itu. Saya berencana menonton film itu, tetapi sekarang saya tidak akan menontonnya,” kata seorang pengamat daring, dilansir dari SCMP.
Baca juga: Sinopsis Film Salt, Agen CIA Dituduh Mata-mata Rusia, Penuh Dendam dan Konflik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/the-devil-wears-prada-2-rasis.jpg)