TRIBUN WIKI

Profil Letjen TNI Djon Afriandi, Panglima Komando Pasukan Khusus, Lulusan Terbaik Akmil 1995

Letjen TNI Djon Afriandi adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Instagram @penkopassus
PANGKOPASSUS- Letjen TNI Djon Afriandi adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), posisi pertama dalam sejarah satuan elite tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Letjen TNI Djon Afriandi S.I.P., M.S.D.A adalah Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus)
  • Ia merupakan alumni Akmil 1995 dan peraih Adhimakayasa
  • Letjen TNI Djon Afriandi lulus dari Naval Postgraduate School (NPS) Amerika Serikat dengan gelar Master of Science in Defense Analysis

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Letjen TNI Djon Afriandi S.I.P., M.S.D.A, adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), posisi pertama dalam sejarah satuan elite tersebut. 

Djon lahir pada 14 Juni 1972 di Payakumbuh, Sumatera Barat.

Ia merupakan putra dari seorang purnawirawan perwira tinggi TNI-AD bernama Mayjen (Purn) Afifudin Taif.

Baca juga: Profil Fredy Ferdian Isnartanto akan Jadi Hakim Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Adapun latar belakang pendidikannya, Djon pernah sekolah di SDN Sukarasa 3/5 Bandung.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 5 Bandung, dan menyelesaikan SMA di SMAN 2 Bandung yang dikenal sebagai sekolah menengah terkemuka.

MINTA MAAF: Danjen Kopassus Brigjen TNI Djon Afriandi (sekarang pangkat Mayjen) memberikan keterangan pers di Lapangan Upacara Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta, Jumat (8/3/2024)
MINTA MAAF: Danjen Kopassus Brigjen TNI Djon Afriandi (sekarang pangkat Mayjen) memberikan keterangan pers di Lapangan Upacara Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta, Jumat (8/3/2024) (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Karier Militer

Di militer, Letjen TNI Djon Afriandi tercatat sebagai alumni Akademi Militer (Akmil) tahun 1995.

Baca juga: Profil Syekh Ahmad Al Misry, Penceramah Asal Mesir yang Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Ia meraih penghargaan Adhi Makayasa sebagai peraih nilai tertinggi di angkatannya.

Setelah lulus Akmil, Djon lebih banyak berkarier di lingkungan Kopassus (Korps Baret Merah).

Ia memulai jabatan sebagai Danki 3 Yon 11 Grup 1 Kopassus (2001).

Lalu, Djon juga pernah menjabat sebagai Wadanyon 23 Grup 2 Kopassus (2007), dan Danyon 13 Grup 1 Kopassus (2010-2011).

Baca juga: Profil Feby Belinda, Istri Ahmad Sahroni yang Aktif di Lembaga ACS

Ia meniti pangkat hingga brigjen dengan jabatan seperti Danrem 012/Teuku Umar (2020-2022) dan Danmentar Akmil (2022-2023), kemudian menjadi Danjen Kopassus (2024-2025) sebelum dipromosikan menjadi Letjen dan Panglima Kopassus pada 10 Agustus 2025.

Sebagai Panglima Kopassus, ia memimpin satuan khusus TNI-AD yang bertanggung jawab atas operasi tempur khusus, intelijen, anti-teror, dan penanganan ancaman keamanan negara.

Promosi ini menandai perubahan struktural dari Komandan Jenderal menjadi Panglima Kopassus.

Baca juga: Profil Ndhank Surahman Hartono, Gitaris Stinky Meninggal Dunia

Prestasi Lainnya

Djon tidak hanya dikenal sebagai TNI yang tangguh.

Ia juga dikenal sebagai pribadi yang berprestasi.

Letjen TNI Djon Afriandi lulus dari Naval Postgraduate School (NPS) Amerika Serikat dengan gelar Master of Science in Defense Analysis.

Baca juga: Profil Fadly Alberto Hengga, Pemain Bhayangkara FC Viral Karena Tendangan Kungfu

Ia juga menerima brevet internasional seperti Master Parachutist Badge dari US Army, Singapore Army, dan Korea Selatan, serta Parachute Monitor dari French Army.

Penghargaannya mencakup Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, serta berbagai Satyalancana seperti Kesetiaan dan Wira Karya.

Profil Mayjen TNI Djon Afriandi. Ia lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat, pada Juni 1972. (HO)
Profil Mayjen TNI Djon Afriandi. Ia lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat, pada Juni 1972. (HO) (ho)

Pimpin Pasukan saat Konflik Aceh

Djon tercatat pernah memimpin satuan elite Kopassus saat bertugas di Aceh.

Kala itu, ada sebuah momen di mana seorang prajurit Kopassus dengan berani menyelamatkan seorang bocah perempuan di bawah berondongan peluru.

Baca juga: Profil Atum, Guru Korban Bully dalam Video Viral SMA yang Hebohkan Publik

Prajurit itu bernama Pratu Stanley, anggota Kompi Kopassus anak buah Letnan Satu (Lettu) Inf Djon Afriandi.

Saat itu, Djon yang menjabat sebagai Komandan Kompi (Danki) memimpin 10 orang prajuritnya untuk menjalankan misi merebut senjata sebanyak-banyaknya dari anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Biodata Letjen TNI Djon Afriandi

  • Nama lengkap: Letjen TNI Djon Afriandi, S.I.P., M.S.D.A

  • Tempat, tanggal lahir: Payakumbuh, Sumatera Barat, 14 Juni 1972

  • Orang tua: Mayjen TNI (Purn) Afifudin Taif

  • Pendidikan umum:

    • SDN Sukarasa 3/5 Bandung

    • SMPN 5 Bandung

    • SMAN 2 Bandung

  • Pendidikan militer: Akademi Militer (Akmil) 1995 (peraih Adhi Makayasa)

  • Pendidikan lanjutan: Naval Postgraduate School (AS), Master of Science in Defense Analysis


Karier Militer

  • Perwira tinggi TNI Angkatan Darat

  • Banyak bertugas di Komando Pasukan Khusus

  • Jabatan penting:

    • Danki 3 Yon 11 Grup 1 Kopassus (2001)

    • Wadanyon 23 Grup 2 Kopassus (2007)

    • Danyon 13 Grup 1 Kopassus (2010–2011)

    • Danrem 012/Teuku Umar (2020–2022)

    • Danmentar Akmil (2022–2023)

    • Danjen Kopassus (2024–2025)

  • Jabatan saat ini: Panglima Kopassus (sejak 10 Agustus 2025)


Prestasi & Penghargaan

  • Brevet internasional dari militer AS, Singapura, Korea Selatan, dan Prancis

  • Tanda kehormatan:

    • Bintang Dharma

    • Bintang Yudha Dharma Pratama

    • Bintang Kartika Eka Paksi Pratama

    • Berbagai Satyalancana (Kesetiaan, Wira Karya)


Catatan Penting

  • Pernah memimpin operasi di Aceh melawan Gerakan Aceh Merdeka

  • Dikenal sebagai perwira berprestasi dan berpengalaman dalam operasi khusus serta intelijen

(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved