TRIBUN WIKI

Profil John Tobing, Aktivis Kelahiran Binjai Pencipta Lagu Darah Juang Meninggal Dunia

Johnsony Maharsak Lumban Tobing, dikenal sebagai John Tobing, adalah aktivis dan musisi Indonesia pencipta lagu Darah Juang.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Instagram @bukuakik
MENINGGAL DUNIA- Pencipta lagu Darah Juang, John Tobing meninggal dunia pada usia 61 tahun. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing, aktivis sekaligus pencipta lagu Darah Juang meninggal dunia di usia 61 tahun.

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta.

Instagram Kagama Channel mengabarkan, John Tobing meninggal dunia pada Rabu malam, 25 Februari 2026 sekira pukul 20.45 WIB.

Baca juga: Profil Erzalul Octa Azis, Sutradara Tirai Jagal Viral, Bantah Lakukan Pelecehan Berkedok Casting

"Kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak John Tobing, Alumni Fakultas Filsafat UGM 1986. Semoga amal bakti beliau diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan," tulis Kagama Channel, dikutip Tribun-medan.com, Kamis (26/2/2026).

Dalam unggahan tersebut, jenazah John Tobing akan disemayamkan di rumah duka RS Bethesda Yogyakarta.

Rencananya, John Tobing akan dimakamkan di Prambanan, Sabtu, 28 Februari 2026.

Baca juga: Profil Polwan Aipda Dianita Agustina, yang Dititipi Satu Koper Narkoba AKBP Didik Putra Kuncoro

John Tobing meninggal dunia 1
MENINGGAL DUNIA- John Tobing, aktivis dan pencipta lagu Darah Juang meninggal dunia.

Profil John Tobing

Johnsony Maharsak Lumban Tobing, yang lebih dikenal sebagai John Tobing, merupakan aktivis sekaligus musisi Indonesia yang namanya lekat dengan lagu Darah Juang

Karya tersebut menjadi himne Gerakan Reformasi 1998 dan hingga kini masih kerap dinyanyikan dalam berbagai aksi demonstrasi sebagai simbol semangat perjuangan mahasiswa.

John Tobing lahir di Binjai, Sumatera Utara, pada 1 Desember 1965.

Ia merupakan anak ketiga dari delapan bersaudara, dari pasangan Hakim Mangara Lumbantobing dan Adelina Sinaga.

Baca juga: Profil Vicky Mono Musisi yang Kembali Menjadi Vokalis Burgerkill

Sejak kecil, ia telah menunjukkan ketertarikan besar pada musik.

Ia belajar bermain gitar secara otodidak sejak duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar, sebuah ketekunan yang terus ia rawat hingga dewasa.

Masa remajanya diwarnai perpindahan sekolah di beberapa kota. Ia sempat menempuh pendidikan di SMA Santo Thomas Yogyakarta, meski tidak menyelesaikannya di sana, sebelum akhirnya lulus dari SMA Katolik Banjarmasin.

Pada tahun 1986, ia diterima di Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM). Yogyakarta kemudian menjadi pusat aktivitas intelektual dan perjuangannya.

Baca juga: Profil Diva Siregar, Model Seksi yang Selamat Usai Alami Kecelakaan Tragis

Selama menjadi mahasiswa, John tidak hanya fokus pada studi, tetapi juga aktif dalam gerakan mahasiswa.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved