Ibadah Haji 2026

402 Calon Jemaah Haji Langkat Ikuti Bimbingan Manasik, Persiapan Menuju Tanah Suci

Sebanyak 402 jemaah Calon Haji (Calhaj) asal Kabupaten Langkat resmi memulai rangkaian bimbingan manasik haji.

|
TRIBUN MEDAN
MANASIK HAJI - Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril, saat memberikan arahan pada kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten/Kota dan Kecamatan se-Kabupaten Langkat Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang berlangsung di Aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Rabu (11/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Sebanyak 402 jemaah Calon Haji (Calhaj) asal Kabupaten Langkat resmi memulai rangkaian bimbingan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Haji Kabupaten Langkat.

Kegiatan ini merupakan bentuk pembekalan menyeluruh agar para jemaah memiliki kesiapan mental dan pengetahuan yang matang sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Melalui manasik ini, diharapkan setiap jemaah dapat memahami seluruh rangkaian ibadah haji secara mendalam guna meraih predikat haji yang mabrur.

Pemerintah Kabupaten Langkat bersama instansi terkait berkomitmen memastikan seluruh proses persiapan hingga kepulangan jemaah nantinya berjalan dengan aman dan nyaman.

Skema Pembekalan di Tingkat Kabupaten dan Kecamatan

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Langkat, Edi Sahputra, merincikan bahwa jadwal bimbingan manasik akan dilaksanakan sebanyak lima kali pertemuan.

Satu sesi bimbingan dilakukan secara terintegrasi di tingkat kabupaten untuk menyatukan persepsi seluruh jemaah, sementara empat sesi lainnya dilaksanakan di masing-masing kecamatan agar lebih efektif dan terjangkau.

Materi yang diberikan meliputi pemahaman komprehensif terkait tata cara, rukun, hingga kewajiban ibadah haji yang harus dipatuhi sesuai dengan tuntunan syariat.

"Manasik haji dilaksanakan sebanyak lima kali, dengan satu kali bimbingan terintegrasi di tingkat kabupaten, sementara empat kali bimbingan lainnya dilaksanakan di masing-masing kecamatan," ucap Edi, Rabu (11/2/2026).

Komitmen Pelayanan dan Perlindungan Jemaah

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat, Ainul Aswad, menegaskan bahwa negara hadir untuk memberikan pelayanan terbaik mulai dari tanah air hingga ke Arab Saudi.

Fokus pelayanan pemerintah tidak hanya terbatas pada bimbingan ibadah, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, penyediaan akomodasi yang layak, serta perlindungan keamanan bagi jemaah selama di perjalanan.

Pembekalan sebelum keberangkatan menjadi kunci utama agar jemaah tidak mengalami kendala teknis saat menghadapi situasi di lapangan yang berbeda dengan kondisi di tanah air.

"Pelayanan tersebut meliputi pembekalan sebelum keberangkatan, layanan kesehatan, akomodasi, serta perlindungan selama pelaksanaan ibadah haji," ujar Ainul.

Pesan Sekda Langkat

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, Amril, mengingatkan para jemaah bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji adalah sebuah keistimewaan yang patut disyukuri dengan kesungguhan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik mengingat rangkaian ibadah haji memerlukan stamina yang kuat, serta meminta jemaah untuk memperkuat solidaritas sesama warga Langkat.

Sikap saling membantu dan tolong-menolong antarjemaah dinilai sangat penting untuk menjamin keselamatan bersama selama menjalani prosesi ibadah di tengah jutaan umat Islam dari seluruh dunia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved