TRIBUN WIKI
Profil Fajar Syah Putra, Eks Kepala Kejari Medan, Sempat Tangani Korupsi Medan Fashion Festival
Fajar Syah Putra adalah jaksa senior Kejaksaan Agung. Ia berasal dari Kisaran, Asahan, Sumatera Utara.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Fajar Syah Putra adalah jaksa senior di Kejaksaan Agung RI
- Ia sempat ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Medan
- Fajar kemudian dimutasi pada Desember 2025
- Posisinya digantikan oleh Ridwan Sujana Angsar
- Selama bertugas sebagai Kajari Medan, Fajar Syah Putra sempat menangani kasus korupsi Medan Fashion Festival
TRIBUN-MEDAN.COM,- Fajar Syah Putra adalah jaksa senior di Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI).
Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan.
Pada Desember 2025, Fajar Syah Putra dimutasi dari jabatannya.
Baca juga: Profil Idgitaf atau Brigitta Sriulina Beru Meliala, Penyanyi Berdarah Karo yang Puncaki Spotify
Fajar dipindahkan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) dan Pengelolaan Pengamanan dan Pengawalan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmil) Kejagung.
Posisi lamanya kini dijabat oleh Ridwan Sujana Angsar.
Ridwan Sujana Angsar sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Lainnya dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.
Baca juga: Profil Abu Ubaida, Juru Bicara Hamas yang Dikonfirmasi Tewas Dibunuh Israel
Prestasi Selama Bertugas
Fajar Syah Putra sempat menangani kasus besar ketika dirinya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Medan.
Sebelum ia dimutasi, Fajar Syah Putra dan timnya menangani kasus dugaan korupsi Medan Fashion Festival Tahun 2024.
Dalam perkara ini, sudah tiga orang dijebloskan ke penjara.
Baca juga: Profil Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia atau GBN-MI, Organisasinya Ayu Aulia
Mereka adalah Benny Iskandar Nasution (Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian & Perdagangan Medan), Erwin Saleh (Kadis Perhubungan Medan), dan MH (Direktur CV Global Mandiri).
Benny Iskandar Nasution (BI) dan MH ditahan sejak 13 November 2025 di Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan.
Sementara Erwin Saleh (ES), yang awalnya mangkir dengan alasan sakit, kemudian resmi ditahan pada 25 November 2025 oleh Kejari Medan.
Saat menangani kasus ini, Fajar Syah Putra sempat disorot masyarakat.
Baca juga: Profil Yehuda Kaploun, Rabi Yahudi Viral Disebut Ingin Ubah Kurikulum Pendidikan Indonesia
Sebab, perkara yang merugikan keuangan negara Rp1,13 miliar dari anggaran Rp4,8 miliar ini diduga melibatkan banyak pihak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Fajar-Syah-Putra-anak-asahan.jpg)