TRIBUN WIKI

Mengenal Sosok Muhammad Qodari, Kepala Staf Kepresidenan Lulusan Inggris

Muhammad Qodari dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Anto Mukti Putranto pada 17 September 2025.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
YouTube Sekretariat Presiden
BERI HORMAT- Muhammad Qodari memberi horman kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam momen pelantikan dirinya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Muhammad Qodari yang selama ini dikenal sebagai pengamat politik dan kolumnis terpilih sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Ia menggantikan posisi Anto Mukti Putranto.

Pada Rabu (17/9/2025) kemarin, Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Muhammad Qodari di Istana Negara, Jakarta.

Baca juga: Profil dan Biodata Ni Made Dwipanti Indrayanti, Sekda Perempuan Pertama di Pemerintahan DIY

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Presiden Prabowo yang diikuti oleh Qodari saat pengambilan sumpah.

Lantas, seperti apa rekam jejak Muhammad Qodari ini?

PELANTIKAN QODARI KSP - Muhammad Qodari resmi dilantik Presiden Prabowo menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
PELANTIKAN QODARI KSP - Muhammad Qodari resmi dilantik Presiden Prabowo menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP). (YouTube Sekretariat Presiden)

Sosok Muhammad Qodari

Muhammad Qodari adalah pengamat politik dan peneliti Indonesia.

Ia lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 15 Oktober 1973.

Baca juga: Profil Alexander Arnold, Pemain Real Madrid Cedera saat Tampil Perdana, Pelatih Ungkap Kondisinya

Adapun latar pendidikannya, Muhammad Qodari menempuh pendidikan S1 Psikologi Sosial di Universitas Indonesia.

Ia kemudian melanjutkan studi S2 di University of Essex, Inggris, dalam bidang Political Behavior, dan meraih gelar Doktor Ilmu Politik pada tahun 2016 dari Universitas Gadjah Mada dengan predikat sangat memuaskan.

Disertasinya membahas "Split-Ticket Voting dan Faktor-Faktor yang Menjelaskannya pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Indonesia Tahun 2014".

Kariernya dimulai sebagai peneliti di Institut Studi Arus Informasi (ISAI) pada tahun 1999-2001.

Baca juga: Profil Muhammad Awaluddin, Wakil Direktur Utama Telkom yang Tersingkir Usai Perombakan Direksi

Kemudian ia menjadi pembawa acara televisi yang membahas politik.

Muhammad Qodari pernah menjadi Chief Editor Majalah Kandidat dan Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Pada Juli 2005 sampai Oktober 2006, ia menjabat Wakil Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

Pada November 2006, ia mendirikan lembaga survei independen bernama Indo Barometer dan menjadi Direktur Eksekutifnya, yang fokus memotret perilaku sosial-politik masyarakat Indonesia secara berkala.

Baca juga: Biodata Sulthon Kamil, Vokalis Band Harum Manis Diburu Warganet, Diduga Tersandung Kasus Pedofilia

Pengamat Politik Muhammad Qodari
Pengamat Politik Muhammad Qodari (HO)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved