Banjir dan Longsor di Tapsel

Kampus Aufa Royhan Serahkan Bantuan Tenda Huntara bagi Korban Banjir di Muara Batangtoru

Bantuan diserahkan ke warga  di Dusun Mabang Pasir, Desa Muara Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru, Sumatera Utara.

TRIBUN MEDAN/Azis Husein Hasibuan
SERAHKAN TENDA - Tim Kampus Posko Tanggap darurat Bencana Universitas Aufa Royhan (UNAR) menyerahkan bantuan termasuk tenda untuk hunian sementara bagu warga di Dusun Mabang Pasir, Desa Muara Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru, Rabu (31/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, BATANGTORU - Tim Kampus Posko Tanggap darurat Bencana Universitas Aufa Royhan (UNAR) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor.

Bantuan diserahkan ke warga  di Dusun Mabang Pasir, Desa Muara Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru, Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Kampus Posko Tanggap darurat Bencana UNAR menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan berupa paket hygiene sanitasi dan paket makanan bergizi kepada masyarakat terdampak.

“Pekan kemarin, kegiatan penyaluran bantuan kami adakan di Dusun Mabang Pasir, Desa Muara Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru,” kata Febrina Simamora, Rabu (31/12/2025).

Penyaluran bantuan dilakukan dengan berkoordinasi langsung bersama perangkat Desa Muara Hutaraja, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga.

Selain pembagian paket sanitasi dan makanan, pada Rabu, 24 Desember 2025, tim juga turut mendirikan tenda hunian sementara bagi masyarakat.

Hingga saat ini, masih terdapat warga yang belum dapat kembali ke rumah mereka karena kondisi rumah yang berlumpur dan belum layak huni. 

"Sebagian warga masih bermalam di Balai Desa, dengan risiko genangan air kembali terjadi apabila hujan deras turun dan sungai meluap," ujar Febrina Simamora.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, masyarakat bersama dengan mahasiswa Unar mendirikan tenda hunian di depan Balai Desa, pada area dengan kontur tanah yang lebih tinggi dibandingkan lobi balai desa.

Tenda ini menjadi solusi sementara yang lebih aman dan layak bagi warga yang belum sepenuhnya dapat menempati rumah mereka.

Tidak hanya menyerahkan bantuan sosial dan tenda hunian, tetapi juga membawa peralatan penyediaan air bersih, berupa filter air, tandon air berkapasitas 1.500 liter, serta mesin pompa air.

Seluruh peralatan tersebut direncanakan akan dipasang dan digunakan langsung oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

"Kami juga akan kembali ke Dusun Mabang Pasir untuk memasang  teknologi penyaring air yang memungkinkan air hasil penyaringan dapat langsung diminum oleh masyarakat," pungkasnya.

Tim Posko Siaga Bencana Universitas Aufa Royhan menyampaikan terima kasih kepada DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek)serta Universitas Aufa Royhan atas dukungan pendanaan dan fasilitasi dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara Tahun 2025.

(ase/ Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved