Rabu, 1 Juli 2026

PSMS Medan

Target Promosi Liga 1, PSMS Medan Pulangkan Rachmad Hidayat dan Ikhsan Chan

PSMS Medan mengungkapkan alasan di balik keputusan memulangkan dua putra daerah, Rachmad Hidayat dan Ikhsan Chan

Tayang:
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Salomo Tarigan
Official PSMS Medan
RACHMAD HIDAYAT - PSMS Medan pulangkan Rachmad Hidayat yang membela Sumsel United pada musim lalu. Ikhsan Chan juga kembali ke PSMS sebagai rekrutan anyar untuk musim Kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Foto DOK: Pemain PSMS Medan Rachmad Hidayat, Sabtu (14/9/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Manajemen PSMS Medan mengungkapkan alasan di balik keputusan memulangkan dua putra daerah, Rachmad Hidayat dan Ikhsan Chan, untuk memperkuat skuad Ayam Kinantan menghadapi Turnamen Piala Presiden 2026 serta kompetisi Championship (Liga 2) musim 2026/2027.

Seperti diketahui, PSMS Medan telah resmi mengumumkan Rachmad Hidayat dan Ikhsan Chan sebagai rekrutan anyar.

IKSAN CHAN - Penyerang sayap kiri atau left winger (LW) Ikhsan Chan kembali ke PSMS Medan musim ini
IKSAN CHAN - Penyerang sayap kiri atau left winger (LW) Ikhsan Chan kembali ke PSMS Medan musim ini (TRIBUN MEDAN/HO)

Kembalinya dua pemain asal Sumatera Utara tersebut diharapkan mampu menambah kekuatan tim sekaligus membantu mewujudkan target promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengatakan perekrutan kedua pemain bukan semata-mata karena status mereka sebagai putra daerah.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil rekomendasi pelatih kepala Eko Purdjianto yang menilai keduanya sesuai dengan kebutuhan tim.

"Ya itu pilihan dari pelatih. Kami dari manajemen mengamini, kemudian melakukan negosiasi dan komunikasi dengan pemain. Kebetulan mereka juga putra daerah dan kualitasnya bagus. Akhirnya mereka bisa kembali lagi ke Medan untuk membantu membawa PSMS naik ke Liga 1," ujar Fendi kepada Tribun Medan.

Meski demikian, Fendi berharap status sebagai pemain asal Medan menjadi motivasi tambahan bagi Rachmad Hidayat dan Ikhsan Chan untuk tampil lebih maksimal dibanding pemain lainnya.

Ia menilai, keduanya memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar karena membela klub kebanggaan daerah kelahirannya.

"Harapan kami tentu lebih besar. Semangat mereka bukan lagi 100 persen, tetapi harus 200 persen karena mereka membela daerah sendiri," katanya.

Namun, Fendi menegaskan manajemen tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada pemain lokal. Seluruh pemain akan diperlakukan sama dan dinilai berdasarkan performa di lapangan.

"Bukan berarti putra daerah menjadi spesial di mata manajemen. Semua pemain sama. Kami akan memantau semuanya. Kalau memang tidak menunjukkan performa yang baik, kami tidak akan pandang bulu. Siapa pun bisa kami lepas," tegasnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, menjelaskan pemilihan Rachmad Hidayat dan Ikhsan Chan sepenuhnya didasarkan pada kebutuhan tim, khususnya dari aspek teknik, kemampuan individu, dan kecocokan dengan filosofi permainan yang ingin diterapkannya musim ini.

"Yang pertama, mereka masuk ke dalam filosofi tim PSMS Medan. Berdasarkan teknik, skill, dan taktikal, mereka sesuai dengan kriteria yang kami butuhkan untuk musim ini," ujar Eko.

Menurut mantan pelatih Persis Solo tersebut, faktor keduanya merupakan putra daerah bukan menjadi pertimbangan utama.

Status itu hanya menjadi nilai tambah karena secara kualitas mereka memang memenuhi kebutuhan tim.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 32 - Babak 32 Besar
Rabu, 1 Juli 2026 | 00:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 2
Norway
Norwegia
Round of 32 - Babak 32 Besar
Rabu, 1 Juli 2026 | 04:00 WIB
France
Prancis
3 - 0
Sweden
Swedia
Round of 32 - Babak 32 Besar
Rabu, 1 Juli 2026 | 08:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
Ecuador
Ekuador
Round of 32 - Babak 32 Besar
Rabu, 1 Juli 2026 | 23:00 WIB
England
Inggris
VS
DR Congo
RD Kongo
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved