Breaking News

PSMS Medan

Eko Purdjianto Dirumorkan Bertahan di PSMS Medan Musim Depan, Begini Kata Manajemen

Ketika dikonfirmasi, Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan enggan menjawab kebenaran rumor tersebut.

Tayang:
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
PSMS MEDAN- Eko Purdjianto ketika diwawancara Tribun Medan di Stadion Mini Disporasu, beberapa waktu lalu. Eko Purdjianto dirumorkan bertahan di PSMS Medan jelang musim baru kompetisi Liga 2 Indonesia.  

Eko Purdjianto asli pria kelahiran Semarang 1 Februari 1976. Semasa menjadi pemain, Eko Purdjianto merupakan seorang bek tangguh langganan Timnas Indonesia di kelompok umur hingga Timnas senior.

Bersama Timnas Senior, Eko tampil di Piala Tiger 1996 Singapura, Piala Tiger 2000 di Thailand, berbagai kejuaraan Pra Piala Dunia dan Asia, Sea Games, dan Piala Asia.

Suami Diah Kusumawardani itu juga membawa Indonesia juara Piala Kemerdekaan 2000 dan Juara LG Cup Ho Chi Mhin City Vietnam 2001.

Namun, karier sebagai pemain karier Eko seringkali mendapat ombak besar karena cedera yang dialaminya.

Eko pernah membela sejumlah klub besar seperti Pelita Jaya, PSPS Pekanbaru, PSIS Semarang, Persema Malang, dan terakhir membela Persitara Jakarta Utara.

Eko Purdijanto merupakan jebolan PSSI Primavera yang menjalani pemusatan latinan di Italia pada 1993-1995.

Eko memutuskan gantung sepatu di usia 31 tahun karena cedera lutut. Cedera itu didapat saat Eko menjalani uji coba bersama klub Swedia, Helsingborg setelah bersama Primavera dan cedera saat mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bulgaria.

Selanjutnya, Eko melanjutkan lisensi kepelatihan dan tetap aktif memilih sepak bola sebagai jalan hidupnya.

Sementara itu, di dunia kepelatihan Eko memulai menjadi asisten pelatih PSIS Semarang pada 2010-2011 lalu bergabung ke PS TNI pada 2011-2012 bersama sosok idola Eko, Danurwindo. Setahun kemudian Eko kembali ke Semarang.

Di tahun 2013 lah, Eko bersama Indra Sjafri membawa Timnas Indonesia U-19. Di era ini, Eko bersama Indra sukses mencetak pemain bintang seperti Evan Dimas dan Hansamu Yama. Pada 2015, Eko bergabung ke Bali United masih bersama Indra Sjafri.

Namun, saat Indra Sjafri meninggalkan Bali United, Eko tetap bertahan di Bali United. Hingga akhirnya Eko bergabung ke Persis Solo di Liga 2.

Bersama Persis Solo, Eko sukses membawa Persis Solo juara Liga 2 2021 dan mengantarkan Persis Solo kembali ke kasta tertinggi.

Saat Persis Solo di Liga 1, Eko tetap dipercaya berada di staf kepelatihan. Eko menjadi asisten pelatih. Bersama Persis Solo, Eko kembali ke Timnas U-23 bersama Indra Sjafri.

Setelah itu, Eko tak pernah lagi menangani klub. Ia lebih lama menjadi asisten pelatih di Timnas Indonesia kelompok umur.

Teranyar Eko menjadi asisten pelatih Indra Sjafri bersama Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. 

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved