PSMS Medan
Eko Purdjianto Dirumorkan Bertahan di PSMS Medan Musim Depan, Begini Kata Manajemen
Ketika dikonfirmasi, Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan enggan menjawab kebenaran rumor tersebut.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Rumor pelatih Eko Purdjianto bertahan di skuad PSMS Medan menghangat dikalangan pecinta Ayam Kinantan jelang musim baru kompetisi Liga 2 Indonesia.
Kabar tersebut ramai diperbincangkan warganet maupun suporter PSMS Medan di sosial media. Pasalnya, beberapa akun berita sepakbola menyebutkan bahwa pelatih kelahiran Semarang 1 Februari 1976 tersebut bertahan di skuad PSMS Medan.
Meski demikian, manajemen PSMS Medan belum ada mengumumkan secara resmi siapa nahkoda Ayam Kinantan pada kompetisi musim depan.
Ketika dikonfirmasi, Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan enggan menjawab kebenaran rumor tersebut.
Ia meminta agak seluruh pihak bisa bersabar menunggu pengumuman resmi PSMS Medan.
"Tunggu pengumuman resmi dari manajemen ya," ujar Fendi kepada Tribun Medan melalui pesan WhatsApp.
Kendati begitu, Fendi memastikan persiapan tim Ayam Kinantan sedang berlangsung. Dimana, kerangka tim sedang dirakit bersama pelatih yang akan menukangi PSMS Medan musim depan.
Namun, Fendi enggan membeberkan nama pelatih yang akan menukangi PSMS Medan.
"Yang jelas manajemen beserta pelatih sedang meracik komposisi tim pemain," ungkapnya.
Sementara itu, Eko Purdjianto ketika dikonfirmasi Tribun Medan juga enggan menjawab rumor tersebut. Ia juga menyebutkan, akan segera mengumumkan kemana berlabuh.
"Nanti kalau sudah resmi saya ke klub mana, baru saya kabari ya," ujarnya singkat.
Seperti diketahui, Eko Purdjianto merupakan pelatih yang menukangi PSMS Medan menggantikan peran Kas Hartadi pada pertengahan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Selama menukangi PSMS Medan, Eko mencatatkan lima kemenangan,empat imbang dan empat kekalahan.
Selain itu, ia juga membawa PSMS Medan bertahan di kasta kedua Liga Indonesia usai finis diperingkat ketujuh dengan 36 poin hasil sembilan menang, sembilang imbang, dan sembilan kekalahan.
Profil Eko Purdjianto
Eko Purdjianto asli pria kelahiran Semarang 1 Februari 1976. Semasa menjadi pemain, Eko Purdjianto merupakan seorang bek tangguh langganan Timnas Indonesia di kelompok umur hingga Timnas senior.
Bersama Timnas Senior, Eko tampil di Piala Tiger 1996 Singapura, Piala Tiger 2000 di Thailand, berbagai kejuaraan Pra Piala Dunia dan Asia, Sea Games, dan Piala Asia.
Suami Diah Kusumawardani itu juga membawa Indonesia juara Piala Kemerdekaan 2000 dan Juara LG Cup Ho Chi Mhin City Vietnam 2001.
Namun, karier sebagai pemain karier Eko seringkali mendapat ombak besar karena cedera yang dialaminya.
Eko pernah membela sejumlah klub besar seperti Pelita Jaya, PSPS Pekanbaru, PSIS Semarang, Persema Malang, dan terakhir membela Persitara Jakarta Utara.
Eko Purdijanto merupakan jebolan PSSI Primavera yang menjalani pemusatan latinan di Italia pada 1993-1995.
Eko memutuskan gantung sepatu di usia 31 tahun karena cedera lutut. Cedera itu didapat saat Eko menjalani uji coba bersama klub Swedia, Helsingborg setelah bersama Primavera dan cedera saat mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bulgaria.
Selanjutnya, Eko melanjutkan lisensi kepelatihan dan tetap aktif memilih sepak bola sebagai jalan hidupnya.
Sementara itu, di dunia kepelatihan Eko memulai menjadi asisten pelatih PSIS Semarang pada 2010-2011 lalu bergabung ke PS TNI pada 2011-2012 bersama sosok idola Eko, Danurwindo. Setahun kemudian Eko kembali ke Semarang.
Di tahun 2013 lah, Eko bersama Indra Sjafri membawa Timnas Indonesia U-19. Di era ini, Eko bersama Indra sukses mencetak pemain bintang seperti Evan Dimas dan Hansamu Yama. Pada 2015, Eko bergabung ke Bali United masih bersama Indra Sjafri.
Namun, saat Indra Sjafri meninggalkan Bali United, Eko tetap bertahan di Bali United. Hingga akhirnya Eko bergabung ke Persis Solo di Liga 2.
Bersama Persis Solo, Eko sukses membawa Persis Solo juara Liga 2 2021 dan mengantarkan Persis Solo kembali ke kasta tertinggi.
Saat Persis Solo di Liga 1, Eko tetap dipercaya berada di staf kepelatihan. Eko menjadi asisten pelatih. Bersama Persis Solo, Eko kembali ke Timnas U-23 bersama Indra Sjafri.
Setelah itu, Eko tak pernah lagi menangani klub. Ia lebih lama menjadi asisten pelatih di Timnas Indonesia kelompok umur.
Teranyar Eko menjadi asisten pelatih Indra Sjafri bersama Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025 Thailand.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pelatih Eko Purdjianto Dirumorkan Bertahan di PSMS Medan Musim Depan, Begini Kata Manajemen |
|
|---|
| RESMI, PSMS Medan Tidak Memperpanjang Kontrak Tiga Pemain Asing Musim 2025/2026 |
|
|---|
| RIKO Simanjuntak OTW ke PSMS Medan, Presiden Klub: Enggak Cuma Putra Daerah |
|
|---|
| Presiden PSMS Medan Akui Jalin Negosiasi dengan Riko Simanjuntak, Paulo Sitanggang dan Aulia Lubis |
|
|---|
| PSMS Medan Dirumorkan Jalin Negosiasi dengan Riko Simanjuntak, Paulo Sitanggang dan Aulia Lubis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PSMS-MEDAN-Eko-Purdjianto-ketika-diwawancara-Tribun-Medan.jpg)