PSMS Medan

Lolos dari Degradasi, PSMS Medan Tetap Fokus Sapu Bersih Dua Laga Tersisa

Hasil tersebut tak hanya mengakhiri tren negatif tetapi juga menjadi titik balik penting dalam perjalanan mereka musim ini.

TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
PSMS MENANG - Selebrasi pesepakbola PSMS Medan seusai mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 2, di Stadion Utama Sumatra Utara, Deliserdang, Minggu (19/4/2026). Babak pertama PSMS Medan berhasil unggul sementara dengan scor 1-0. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan akhirnya bernapas lega setelah memastikan diri bertahan di kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Kepastian itu didapat usai kemenangan tipis 1-0 atas Sriwijaya FC di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (19/4/2026).

Hasil tersebut tak hanya mengakhiri tren negatif tim berjuluk Ayam Kinantan, tetapi juga menjadi titik balik penting dalam perjalanan mereka musim ini.

Sebelumnya, PSMS harus melalui lima pertandingan tanpa kemenangan dengan catatan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.

Kemenangan atas Sriwijaya FC sekaligus mengamankan posisi PSMS dari ancaman zona play off degradasi.

Kini, tim asuhan Eko Purdjianto itu menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Grup A dengan koleksi 34 poin, hasil dari sembilan kemenangan, tujuh imbang, dan sembilan kekalahan.

Secara matematis, posisi tersebut sudah tak mungkin lagi dikejar oleh pesaing terdekat di papan bawah, Persekat Tegal yang berada di peringkat kesembilan dengan 26 poin.

Meski kompetisi masih menyisakan dua laga, tambahan maksimal enam poin bagi Persekat tetap belum cukup untuk melampaui raihan PSMS.

Sementara itu, persaingan di papan atas klasemen Grup A masih berlangsung ketat. Adhyaksa FC Banten kokoh di puncak dengan 47 poin, dibayangi Garudayaksa dengan 46 poin.

Di bawahnya, FC Bekasi City mengoleksi 41 poin, disusul Sumsel United (39 poin), Persiraja Banda Aceh (38 poin), dan PSPS Pekanbaru (34 poin). Sementara itu, Persikad Depok berada di peringkat kedelapan dengan 31 poin, dan Sriwijaya FC harus puas menjadi juru kunci dengan dua poin.

Pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tim keluar dari ancaman degradasi.

Namun, ia menegaskan perjuangan belum berakhir karena masih ada dua pertandingan tersisa yang harus dimaksimalkan.

PSMS Meran dijadwalkan akan tampil di kandang menghadapi Adhyaksa FC Banten pada Sabtu (25/4).

Setelah itu, Ayam Kinantan akan melakoni laga tandang menghadapi Persiraja Banda Aceh pada 2 Mei 2026 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh.

“Yang pertama kita bersyukur bisa lolos dari play off degradasi. Tapi kita masih punya dua pertandingan lagi dan harus tetap fokus. Kita tidak boleh lengah, apalagi jika bermain di kandang. Target kita tentu meraih poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen,” ujar Eko kepada Tribun Medan melalui seluler, Senin (20/4/2026).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved