PSMS Medan

Pelatih Sriwijaya FC Iwan Setiawan Minta Maaf ke Suporter PSMS, Gestur Jempol ke Bawah Picu Amarah

Aksi tersebut langsung memantik reaksi keras dari suporter PSMS Medan.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Pelatih kepala Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik pendukung PSMS Medan usai laga lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (19/4/2026) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Pelatih kepala Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik pendukung PSMS Medan usai laga lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (19/4/2026) malam.

Permintaan maaf tersebut buntut dari gestur kontroversial yang ia lakukan pada sesi konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (18/4/2026).

Saat itu, pelatih berusia 67 tahun tersebut memberikan isyarat jempol ke bawah yang ditujukan kepada PSMS Medan, sembari melontarkan pernyataan bahwa tim Ayam Kinantan akan takluk dari Sriwijaya FC.

Aksi tersebut langsung memantik reaksi keras dari suporter PSMS Medan.

Terlebih, sosok Iwan Setiawan bukanlah figur asing bagi publik Kota Medan, mengingat ia pernah menukangi PSMS pada musim Liga 2 2017/2018 dan sukses membawa tim promosi ke kasta tertinggi.

Ketegangan pun terasa sepanjang pertandingan berlangsung. Dari tribun Stadion Utama Sumatera Utara, suporter PSMS Medan terus melantunkan chant bernada protes yang ditujukan kepada Iwan Setiawan.

Nyanyian tersebut menggema hampir sepanjang laga sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap sang pelatih.

Situasi semakin memanas usai pertandingan berakhir. Iwan Setiawan sempat mencoba mendatangi tribun selatan dengan maksud menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada suporter. Namun, upaya tersebut justru mendapat penolakan keras.

Suporter yang berada di tribun selatan, yang dikomandoi Lawren Simorangkir, menolak kehadiran Iwan.

Bahkan, pelatih kelahiran Medan, 5 Juli 1958 itu sempat diteriaki hingga mendapat lemparan botol air mineral dari arah tribun.

Meski demikian, Iwan tetap menunjukkan itikad baik dengan kembali menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

“Saya juga menyampaikan permohonan maaf. Seperti yang teman-teman lihat, saya sudah mendatangi suporter ultras PSMS Medan. Saya mohon maaf kalau kemarin ada bahasa-bahasa yang kurang berkenan,” ujar Iwan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas jalannya pertandingan sekaligus mengucapkan selamat kepada PSMS Medan yang berhasil meraih kemenangan.

“Sekali lagi terima kasih, dan selamat untuk PSMS Medan atas kemenangannya,” tutupnya.

Pada laga ini, Sriwijaya FC harus pulang tangan kosong usai tunduk dari tuan rumah PSMS Medan dengan skor 0-1. 

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved