PSMS Medan
Jelang Lawan Sriwijaya FC, Sejumlah Pemain Inti PSMS Medan Kembali Perkuat Skuat
Kabar baik menghampiri PSMS Medan jelang lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
Menghadapi Sriwijaya FC yang sudah dipastikan terdegradasi, Eko mengingatkan anak asuhnya agar tidak lengah. Ia menegaskan bahwa setiap lawan tetap harus diwaspadai, terlepas dari posisi mereka di klasemen.
“Sriwijaya memang sudah pasti degradasi, tapi kita tidak boleh menganggap remeh. Kita harus tetap fokus dan percaya dengan kemampuan tim sendiri,” pungkasnya.
Imbas absennya sejumlah pemain dalam beberapa laga terakhir benar-benar terasa bagi PSMS Medan. Ayam Kinantan harus merelakan sejumlah pertandingan berlalu tanpa hasil maksimal, bahkan sejak terakhir kali tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi FC Bekasi City, tren kemenangan tak lagi mampu dipertahankan.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada posisi PSMS di klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2025/2026. Tim kebanggaan Kota Medan itu kini terlempar ke peringkat ketujuh dengan koleksi 31 poin.
Situasi semakin menekan karena PSMS mulai dibayangi ancaman play-off degradasi.
Di bawah mereka, Persekat Tegal masih memiliki peluang untuk mengejar. Dengan raihan 26 poin dan tiga pertandingan tersisa, tim asal Jawa Tengah itu secara matematis masih bisa menyalip posisi PSMS.
Skenarionya, Persekat harus mampu menyapu bersih tiga laga tersisa untuk meraih tambahan sembilan poin, sementara PSMS gagal menambah angka sama sekali. Jika kondisi tersebut terjadi, maka posisi Ayam Kinantan akan sangat rawan.
Namun, peluang itu masih bisa dikunci oleh PSMS. Setidaknya, mereka membutuhkan satu kemenangan dan dua hasil imbang—atau tambahan lima poin—untuk memastikan tetap aman dari kejaran dan menjauh dari zona berbahaya.
Dengan situasi tersebut, tiga pertandingan terakhir menjadi penentu nasib PSMS Medan musim ini. Tak hanya soal memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga demi memastikan tim tetap bertahan tanpa harus melalui jalur play-off degradasi.
Dalam jadwal yang tersisa, PSMS akan terlebih dahulu menjamu Sriwijaya FC pada 19 April. Selanjutnya, mereka kembali bermain di kandang menghadapi Adhyaksa FC pada 25 April.
Setelah itu, Ayam Kinantan akan menutup musim dengan laga tandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada 2 Mei 2026 yang akan digelar di Stadion H Dimurthala.
Tiga laga hidup-mati ini menjadi momentum terakhir bagi PSMS untuk membuktikan bahwa mereka masih layak bertahan dan mengakhiri musim dengan kepala tegak.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| SMeCK Hooligan Tantang Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto Menang 5 Gol Kontra Sriwijaya FC |
|
|---|
| PSMS Medan Terpuruk di Peringkat 7, Gagal Promosi dan Butuh 4 Poin untuk Hindari Play Off Degradasi |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Tumbang 1-2 atas Persekat Tegal, Tren Buruk Berlanjut di EPA Championship |
|
|---|
| PSMS Medan Kembali Keok 0-1 Atas Garudayaksa FC, Padahal Lawan 10 Pemain |
|
|---|
| Lawan Garudayaksa di Pakansari, PSMS Bawa Misi Kemenangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pemain-PSMS-Medan-Erwin-Gutawa-menjalani-sesi-latihan-di-Stadion-Utama.jpg)