PSMS Medan

Bos PSMS Medan Buka Suara Usai Kalah dari Tim Papan Bawah, Peluang Naik ke Papan Atas Menipis

Fendi Jonathan, mengaku kecewa PSMS Medan kalah menghadapi Persekat Tegal pada pekan ke-20

|
Instagram/Official PSMS Medan
BOS PSMS - Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Bos PSMS Medan, Fendi Jonathan buka suara usai timnya kalah dari tim papan bawah klasemen grup barat, Persekat Tegal.

Fendi Jonathan, mengaku kecewa PSMS Medan kalah menghadapi Persekat Tegal pada pekan ke-20 Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Kekalahan PSMS itupun membuat peluang menipis mengejar papan atas klasemen Grup Barat. Padahal jika berhasil menang, PSMS bisa tembus tiga besar.

Dalam laga kedua putaran ketiga tersebut, tim berjuluk Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-2 di Stadion Tri Sanja, Tegal, Sabtu (21/2/2026).

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi PSMS yang sebelumnya menargetkan hasil positif untuk menjaga posisi di papan klasemen.

Baca juga: Ibu Tiri yang Diduga Siksa Anaknya Hingga Tewas Merasa Difitnah, TR: Saya Tidak Sekejam Itu

Fendi Jonathan menyampaikan bahwa hasil pertandingan tersebut jelas tidak sesuai dengan harapan manajemen maupun tim.

“Pastinya hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi ya, pastinya. Harusnya bisa lebih baik saja,” kata Fendi kepada Tribun Medan. 

Secara permainan, PSMS sejatinya tidak tampil buruk. Sejak menit awal, skuad asuhan Eko Purdjianto berupaya mengambil inisiatif serangan.

Aliran bola dari lini tengah berjalan cukup rapi, dan beberapa kali barisan depan PSMS mampu menembus pertahanan Persekat.

Baca juga: PBVSI Sumut Gelar Pelatihan Pelatih dan Wasit di Sipirok, Prioritaskan Wilayah III dan IV

Namun, efektivitas menjadi persoalan utama. Sejumlah peluang emas yang tercipta gagal dikonversikan menjadi gol.

Penyelesaian akhir yang kurang tenang serta disiplin lini belakang tuan rumah membuat setiap peluang terbuang sia-sia.

Sebaliknya, Persekat tampil lebih pragmatis. Meski tidak banyak menciptakan peluang, mereka mampu memaksimalkan setiap celah yang muncul dari kesalahan lini pertahanan PSMS.

Gol pertama lahir pada menit ke-25 melalui Atieda yang berhasil memanfaatkan kelengahan bek PSMS di luar kotak penalti.

Baca juga: Alasan Eko Purdjianto PSMS Medan Kalah 2-0 dari Tim Papan Bawah, Misi Tembus 3 Besar Ambyar

Sepakan keras kaki kiri Atieda gagal diantisipasi sang penjaga gawang Reky Rahayu.

Tertinggal satu gol membuat PSMS meningkatkan intensitas serangan, tetapi hingga turun minum skor tetap 1-0 untuk tuan rumah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved