PSMS Medan

PSMS Medan Hadapi Bekasi City, Nasib 5 Besar Ditentukan di Pekan Terakhir Putaran Kedua

PSMS Medan akan melakoni laga krusial saat menjamu FC Bekasi City pada pekan ke-18 Pegadaian Championship musim 2025/2026.

|
TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
PSMS MEDAN - Pelatih Kepala PSMS Medan Eko Purdjianto bersama Ari Maring saat sesi press conference di Stadion Utama Sumatra Utara, Kamis (29/1/2026). PSMS Medan akan menjamu FC Bekasi City di pekan ke-18 Pegadaian Championship musim 2025/2026. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan akan melakoni laga krusial saat menjamu FC Bekasi City pada pekan ke-18 Pegadaian Championship musim 2025/2026. Pertandingan terakhir putaran kedua tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Jumat (30/1/2026) malam.

Duel ini menjadi momen penentuan bagi tim berjuluk Ayam Kinantan. Selain menjadi kesempatan terakhir pada putaran kedua, laga melawan Bekasi City juga sangat menentukan nasib PSMS dalam persaingan menuju lima besar klasemen sementara.

Saat ini, PSMS Medan menempati peringkat keenam klasemen dengan raihan 23 poin hasil dari enam kemenangan, lima kali imbang, dan enam kekalahan. Mereka hanya terpaut satu angka dari Persiraja Banda Aceh yang berada di posisi kelima, sehingga peluang untuk menembus lima besar masih terbuka lebar.

PSMS MEDAN-Pemain asing PSMS Medan Felipe Cadenazzi menjalani latihan fisik di Stadion Mini Disporasu, Rabu (21/1/2026). Felipe Cadenazzi berpeluang main lawan Garudayaksa FC setelah jalani hukuman empat pertandingan di Pegadaian Championship musim 2025/2026.
PSMS MEDAN-Pemain asing PSMS Medan Felipe Cadenazzi menjalani latihan fisik di Stadion Mini Disporasu, Rabu (21/1/2026). Felipe Cadenazzi berpeluang main lawan Garudayaksa FC setelah jalani hukuman empat pertandingan di Pegadaian Championship musim 2025/2026. (IST)

Namun, syaratnya tidak mudah. PSMS wajib mengamankan tiga poin penuh saat menghadapi FC Bekasi City. Di saat yang sama, mereka juga harus berharap Persiraja Banda Aceh gagal meraih kemenangan atau setidaknya bermain imbang saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala.

Jika skenario tersebut terwujud—PSMS menang dan Persiraja terpeleset—maka Ayam Kinantan berpeluang naik ke peringkat lima, dengan keunggulan agregat head to head atas tim asal Aceh tersebut.

Persaingan di papan atas semakin krusial mengingat Pegadaian Championship musim ini menerapkan sistem triple round robin. Dalam regulasi tersebut, posisi klasemen pada akhir putaran kedua menjadi acuan pembagian jatah laga kandang dan tandang di putaran ketiga.

Tim yang finis di peringkat 1 hingga 5 akan mendapat keuntungan dengan jatah lima pertandingan kandang dan empat laga tandang. Sebaliknya, tim yang berada di posisi 6 hingga 10 harus menjalani empat laga kandang dan lima pertandingan tandang.

Artinya, hasil pada pekan ke-18 ini akan sangat menentukan apakah PSMS Medan memiliki keuntungan bermain lebih sering di hadapan publik sendiri, atau justru harus menghadapi tantangan berat dengan lebih banyak laga tandang pada fase berikutnya.

Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan kesiapan timnya jelang laga penting tersebut. Dalam konferensi pers di Ruang Media Center, Kamis (29/1/2026), Eko mengungkapkan bahwa evaluasi mendalam telah dilakukan, khususnya terkait masalah kehilangan fokus di menit-menit krusial.

“Evaluasi hingga masalah kehilangan fokus di menit krusial sudah kami antisipasi. Secara kesiapan, semua pemain siap berkontribusi penuh,” tegas Eko.

Meski demikian, PSMS masih harus kehilangan satu pemain. Eko memastikan Barata belum bisa diturunkan karena mengalami cedera serius.

“Hanya Barata yang tidak bisa tampil besok. Alhamdulillah kondisinya mulai membaik, tetapi dia masih butuh waktu untuk pulih sepenuhnya,” ujarnya.

Di sisi lain, kabar positif datang dari bergabungnya pemain anyar, Antoni. Eko menyebut sang pemain sudah hadir dan akan dipantau dalam sesi latihan terakhir jelang pertandingan.

“Sore ini masih ada waktu untuk berlatih. Kita akan lihat nanti perkembangannya,” kata Eko, yang saat itu didampingi oleh salah satu pilar tim, Ari Maring.

Maring sendiri menegaskan kesiapan mental seluruh pemain. Menurutnya, setiap pertandingan yang telah dilewati menjadi bahan evaluasi penting untuk tampil lebih matang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved