PSMS Medan
PSMS Medan Gagal Lanjutkan Tren Kemenangan Usai Kalah 1-2 dari Garudayaksa FC
Kekalahan ini memutus catatan manis PSMS Medan yang sebelumnya meraih dua kemenangan beruntun.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- PSMS Medan gagal melanjutkan tren positif pada lanjutan pekan ke-17 Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/1/2026) sore, tim berjuluk Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan tuan rumah Garudayaksa FC dengan skor 1–2.
Kekalahan ini memutus catatan manis PSMS Medan yang sebelumnya meraih dua kemenangan beruntun.
Selain itu, hasil tersebut juga berdampak pada posisi PSMS di klasemen sementara Grup A.
Tim asuhan Eko Purdjianto kini tertahan di peringkat keenam klasemen dengan perolehan 23 poin, hasil dari enam kemenangan, lima kali imbang, dan enam kekalahan.
Sementara Garudayaksa FC semakin kokoh di puncak klasemen Grup 1 wilayah barat dengan koleksi 33 poin dari sembilan kemenangan, enam hasil imbang, dan dua kekalahan.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Garudayaksa FC sempat membuka keunggulan pada menit ke-54 melalui sebuah proses serangan yang diawali duel udara antara Everton dan pemain PSMS, Erwin Gutawa.
Dalam duel tersebut, Erwin kalah dan terjatuh, lalu Everton memanfaatkan situasi dengan menusuk ke jantung pertahanan PSMS.
Tanpa pengawalan yang ketat, Everton melepaskan umpan silang yang disambut sepakan kaki kanan Andik Vermansyah hingga menjebol gawang PSMS.
Namun gol tersebut tidak langsung disahkan wasit.
Setelah melakukan pengecekan melalui VAR, wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena menilai Everton lebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap Erwin Gutawa dalam duel udara sebelum proses terjadinya gol Andik Vermansyah.
Keputusan tersebut menjadi momentum bagi PSMS Medan untuk bangkit. Ayam Kinantan justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-71.
Gol PSMS dicetak oleh Felipe Cadenazzi melalui sundulan kepala yang memanfaatkan sepak pojok Dani Saputra, sehingga PSMS unggul 1–0.
Tertinggal satu gol, Garudayaksa FC meningkatkan intensitas serangan. Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79.
Everton menebus kegagalannya dengan mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan kepala setelah memanfaatkan tendangan bebas.
| PSMS Medan U-19 Ditahan PSIS 1-1 di Laga Pembuka EPA, Kas Hartadi Soroti Finishing dan Fokus Pemain |
|
|---|
| Penyerang PSMS Medan Clayton Da Silva Belum Cetak Gol dalam 4 Laga, Begini Tanggapan Eko Purdjianto |
|
|---|
| Skenario PSMS Promosi Liga 1, Wajib Sapu Bersih 4 Laga Sisa di Grup A |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Hadapi PSIS di Laga Perdana EPA, Begini Kata Pelatih Kas Hartadi |
|
|---|
| PSMS U-19 Hadapi Jadwal Padat di EPA 2026, Kas Hartadi Tekankan Recovery dan Disiplin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PSMS-Medan-menelan-kekalahan.jpg)