PSMS Medan
PSMS Medan U-19 Hadapi PSIS di Laga Perdana EPA, Begini Kata Pelatih Kas Hartadi
PSMS Medan U-19 bersiap menghadapi tantangan perdana mereka di ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 musim 2025/2026.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan U-19 bersiap menghadapi tantangan perdana mereka di ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 musim 2025/2026.
Tim muda Ayam Kinantan dijadwalkan bertemu PSIS Semarang pada laga pembuka yang akan berlangsung di Garudayaksa Football Academy, Kamis (2/4/2026).
Pertandingan ini menjadi momentum awal bagi kedua tim untuk mengukur kekuatan masing-masing, terlebih persiapan yang dilakukan terbilang cukup singkat usai libur Hari Raya Idulfitri.
Kondisi tersebut membuat seluruh peserta masih meraba-raba kekuatan lawan di awal kompetisi.
Pelatih Kepala PSMS Medan U-19, Kas Hartadi, mengakui pihaknya belum memiliki gambaran jelas terkait kekuatan PSIS Semarang.
Hal ini disebabkan minimnya waktu persiapan serta belum adanya data pertandingan dari calon lawan.
“PSIS kita juga masih butuh melihat kekuatannya seperti apa. Semua tim bisa dibilang masih buta kekuatan lawan, karena persiapannya juga cukup mendadak dari I League. Kita sendiri baru mulai latihan sejak 23 Maret setelah Lebaran, jadi waktu persiapan hanya sekitar satu minggu,” ujar Kas Hartadi kepada Tribun Medan.
Dengan kondisi tersebut, Kas Hartadi menegaskan timnya akan lebih fokus pada kesiapan internal ketimbang memikirkan kekuatan lawan. Ia ingin para pemain tampil dengan karakter permainan sendiri dan memaksimalkan potensi yang dimiliki.
“Kita belum mengetahui seperti apa kekuatan PSIS. Jadi yang terpenting kita fokus ke tim sendiri dulu,” tambahnya.
Meski menghadapi keterbatasan waktu persiapan, PSMS Medan U-19 tetap memasang target tinggi. Kas Hartadi menegaskan bahwa setiap pertandingan akan diperlakukan seperti laga final, demi membuka peluang meraih hasil maksimal sejak awal kompetisi.
“Target kita pasti ingin meraih kemenangan di setiap pertandingan. Semua laga kita anggap final,” tegasnya.
Ia juga menyadari bahwa laga perdana tidak akan berjalan mudah. Menurutnya, seluruh tim peserta memiliki motivasi tinggi yang sama, sehingga setiap pertandingan dipastikan berlangsung ketat.
“Ini pertandingan perdana, pasti sulit. Tapi dalam sepak bola semua pertandingan memang tidak mudah. Makanya kita harus punya motivasi kuat untuk memenangkan pertandingan,” pungkasnya.
Dengan semangat dan persiapan yang ada, PSMS Medan U-19 diharapkan mampu mengawali langkah mereka di EPA Championship U-19 dengan hasil positif, sekaligus membangun kepercayaan diri untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya di Grup C.
Seperti diketahui, di Grup C Tim berjuluk Ayam Kinantan Muda akan menghadapi sejumlah lawan tangguh, yakni PSIS Semarang U-19, Persipura Jayapura U-19, Persekat Tegal U-19, serta Kendal Tornado FC U-19 dalam perebutan tiket menuju fase selanjutnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| PSMS U-19 Hadapi Jadwal Padat di EPA 2026, Kas Hartadi Tekankan Recovery dan Disiplin |
|
|---|
| Evaluasi Besar PSMS Medan setelah Hadapi PSPS, Pelatih Soroti Lini Belakang dan Bola Mati |
|
|---|
| Kerap Ubah Warna Rambut, Penyerang PSMS Rudiyana Sebut Lebih Meningkatkan Percaya Diri |
|
|---|
| Komposisi Skuat PSMS Medan U-19 Jelang EPA Championship 2025/2026 |
|
|---|
| PSMS Medan vs PSPS Pekanbaru Berakhir Imbang 1-1, Gol Nazar Penyelamat Wajah Ayam Kinantan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pelatih-PSMS-Medan-U-19-Kas-Hartadi-memberikan-materi-latihan-kepada-pemainnya.jpg)