PSMS Medan

PSMS Medan Coret Nama Kardinata Tarigan di Kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026

Kabar mengejutkan datang dari tubuh PSMS Medan. Salah satu pemain putra daerah, Kardinata Tarigan, resmi dicoret dari skuat Ayam Kinantan.

|
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Tangkapan layar ungahan instastory Kardinata Tarigan di instagram pribadinya, pada Selasa (13/1/2026). Kardinata Tarigan resmi dicoret dari skuat Ayam Kinantan di Pegadaian Championship musim 2025/2026. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kabar mengejutkan datang dari tubuh PSMS Medan. Salah satu pemain putra daerah, Kardinata Tarigan, resmi dicoret dari skuat Ayam Kinantan pada kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Informasi berakhirnya kebersamaan Kardinata Tarigan dengan PSMS Medan pertama kali mencuat melalui unggahan instastory akun Instagram pribadinya, @kardinatatarigan26, pada Selasa (13/1/2026).

Dalam unggahan tersebut, Kardinata membagikan foto dirinya saat mengenakan seragam PSMS Medan dan tengah beraksi di Stadion Utama Sumatera Utara.

Foto itu disertai tulisan singkat bernada perpisahan, “Sekian dan terima kasih,” yang langsung memantik perhatian para pendukung PSMS Medan.

Unggahan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa masa bakti pemain asal Tanah Karo itu bersama klub kebanggaan masyarakat Sumatera Utara telah berakhir.

Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Kardinata merupakan pemain pertama yang diumumkan PSMS Medan pada awal musim 2025/2026.

Statusnya sebagai putra daerah juga membuat kehadirannya diharapkan bisa menjadi kekuatan tersendiri bagi Ayam Kinantan.

Kardinata Tarigan merupakan pemain kelahiran Kabanjahe, Kabupaten Karo. Ia mengawali karier sepak bolanya dengan memperkuat tim sepak bola Sumatera Utara pada tahun 2019, sebagai persiapan menghadapi PON XX Papua yang digelar pada 2021.

Pada tahun yang sama, Kardinata turut bergabung dengan Karo United FC yang saat itu baru terbentuk dan ditangani pelatih Ansyari Lubis. Bersama tim berjuluk Laskar Simbisa, Kardinata langsung mencatatkan prestasi gemilang.

Di musim perdananya pada 2019, Kardinata sukses membawa Karo United menjadi juara Liga 3 Sumatera Utara setelah mengalahkan PS Bhinneka dengan skor 5-2 di partai final. Gelar tersebut memastikan Karo United melaju ke putaran nasional Liga 3.

Pada Liga 3 Nasional, langkah Kardinata dan Karo United terhenti di babak 16 besar usai kalah dari Persidi Idi Rayeuk dengan skor 4-3 melalui drama adu penalti. Meski demikian, performa Kardinata tetap mencuri perhatian.
Kardinata kembali memperkuat Karo United pada musim 2021. Di putaran Liga 3 Regional Sumatera Utara, Karo United finis di peringkat ketiga dan kembali memastikan tiket ke putaran nasional. Puncak prestasi terjadi pada putaran final Liga 3 Nasional musim 2021–2022 yang digelar pada Maret 2022.

Pada ajang tersebut, Karo United tampil luar biasa dan keluar sebagai juara nasional setelah mengalahkan Putra Delta Sidoarjo lewat adu penalti, menyusul hasil imbang 3-3 di waktu normal. Kardinata Tarigan menjadi salah satu aktor penting dengan torehan sembilan gol, yang mengantarkannya ke posisi kedua daftar top skor Liga 3 Nasional musim 2021. Prestasi itu sekaligus membawa Karo United promosi ke Liga 2 Indonesia.

Namun, pada musim pertama Karo United di Liga 2 tahun 2022, kompetisi harus dihentikan secara resmi akibat tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, sehingga perjalanan Kardinata dan timnya terhenti lebih cepat.

Setelah sukses bersama Karo United, Kardinata melanjutkan kariernya dengan bergabung ke Nusantara United pada musim 2023–2024. Ia bertahan selama dua musim bersama klub berjuluk Macan Dahan tersebut di kompetisi Liga 2 Indonesia, sebelum akhirnya resmi bergabung dengan PSMS Medan pada musim ini.

Saat dikonfirmasi, Kardinata Tarigan membenarkan bahwa kerja samanya dengan PSMS Medan resmi berakhir pada hari tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved