Berita Olahraga
John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Begini Tanggapan Presiden PSMS Medan
Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan memberi tanggapan terkait keputusan PSSI yang resmi menunjuk John Herdman pelatih kepala timnas.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, memberikan tanggapan terkait keputusan PSSI yang resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Britania Raya tersebut ditunjuk untuk mengisi posisi yang sempat kosong sejak PSSI dan Patrick Kluivert sepakat mengakhiri kerja sama pada Oktober 2025 lalu.
Penunjukan John Herdman sekaligus menandai dimulainya era baru bagi Timnas Indonesia. Sosok Herdman dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan ilmiah, disiplin tinggi, serta kemampuan membangun tim secara bertahap dari nol. Dengan rekam jejak tersebut, ia diharapkan mampu membawa Skuad Garuda tampil lebih kompetitif, tidak hanya di kawasan Asia, tetapi juga di level internasional.
Menanggapi hal itu, Fendi Jonathan memilih bersikap optimistis dan mengajak semua pihak untuk memberi kesempatan kepada John Herdman sebelum melontarkan penilaian. Menurutnya, kritik seharusnya disampaikan berdasarkan hasil kerja, bukan sebelum pelatih tersebut benar-benar memulai tugasnya.
“Kalau saya selalu berpikir optimistis. Biarkan dia bekerja dulu, lihat hasilnya. Kalau nanti hasilnya tidak baik, baru kita kritik. Masa belum mulai sudah kita kritik,” ujar Fendi.
Ia juga menilai bahwa prestasi seorang pelatih di negara lain tidak bisa langsung dijadikan tolok ukur mutlak keberhasilan di Indonesia. Setiap negara memiliki karakter sepak bola, kultur, dan tantangan yang berbeda.
“Sekarang dia punya prestasi A, B, C, D yang di sana prestasinya luar biasa, tapi belum tentu cocok dan bagus juga di sini. Jadi biarkan saja dulu, jangan terlalu cepat menilai,” katanya.
Fendi menyadari bahwa penunjukan John Herdman memunculkan pro dan kontra di tengah publik sepak bola nasional. Namun, ia menilai perbedaan pendapat tersebut adalah hal yang wajar dalam kehidupan, termasuk di dunia sepak bola.
“Pasti selalu ada yang setuju dan tidak setuju. Itu biasa. Kalau saya, biarkan dia bekerja dulu. Nanti hasil yang akan membuktikan segalanya,” tutupnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
| Pengprov MI Sumut Ikut Mosi Tak Percaya Kepengurusan PBMI, Desak Perubahan Kepemimpinan |
|
|---|
| Mini Soccer PORWASU 2026 Mulai 9 April, 14 Tim Terbagi dalam 4 Grup |
|
|---|
| Jadwal Hari Kedua 6 Besar Liga 4 Sumut, Duel Sengit Binjai City SC Kontra Pelita Medan Soccer |
|
|---|
| KBI Sumut Genjot Persiapan Atlet, Tes Fisik Formatif Jadi Tolok Ukur Awal Program PPI KONI |
|
|---|
| Payabakung FC dan PS Kwarta Raih Kemenangan di Laga Pembuka 6 Besar Liga 4 Sumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pelatih-Kepala-Tim-Nasional-Indonesia-John-Herdman_PSSI.jpg)