Championship

WASIT Sahkan Gol Haram Garudayaksa FC, Pelatih FC Bekasi City Kecewa Berat Minta Dievaluasi

Rekaman ulang menunjukkan Feby Eka menendang bola dari posisi yang sudah jauh melebihi garis busur wilayah sepak pojok, wasit tetap mengesahkan gol

Vidio
GOL HARAM - Garudayaksa Fc cetak gol haram saat lawan FC Bekasi City di Championship dari tendangan sudut. Posisi bola yang akan ditendang oleh Feby Eka terlihat jelas sudah keluar dari garis bujur sudut lapangan. 

Ringkasan Berita:- Pelatih FC Bekasi City, Widyantoro, mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh Garudayaksa FC
Gol penyeimbang tersebut menjadi kontroversi lantaran tendangan pojok yang dilakukan Feby Eka melewati garis busur sudut lapangan.
Rekaman ulang menunjukkan Feby Eka menendang bola dari posisi yang sudah jauh melebihi garis busur wilayah sepak pojok tetapi wasit tetap mengesahkan gol tersebut

 

TRIBUN-MEDAN.com - Wasit sahkan gol haram Garudakaysa FC saat lawan FC Bekasi City pada pekan ke-15 Championship 2025/2026, Sabtu (10/1/2026) kemarin.

Di mana, Garudayaksa FC mencetak gol dari tendangan sudut, tapi saat mau melakukan tendangan, posisi bola telah melewati garis busur sudut lapangan. Tayangan videonya juga terlihat jelas.

Pelatih FC Bekasi City, Widyantoro, mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh Garudayaksa FC yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/1/2026).

Kekecewaan tersebut bermula dari gol penyeimbang Garudayaksa FC yang dianggap tidak sah karena berawal dari sepak pojok yang dilakukan di luar garis busur.

Baca juga: UPDATE Klasemen Championship Jelang PSMS Medan Vs Adhyaksa FC, Posisi Ayam Kinantan Digeser

Pada pertandingan tersebut, tim tuan rumah Garudayaksa FCharus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-23 setelah Everton mendapatkan kartu merah langsung dari wasit.

FC Bekasi City berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan mencetak gol pembuka skor di menit ke-30 melalui eksekusi penalti yang dilakukan oleh Renan.

Namun, keunggulan tim berjulukan Kuda Hitam itu hanya bertahan selama tiga menit karena Garudayaksa FC mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Obet Choiri yang memanfaatkan sepak pojok.

Gol penyeimbang tersebut menjadi kontroversi lantaran tendangan pojok yang dilakukan Feby Eka sebagai eksekutor terlihat jelas berasal dari posisi bola yang telah melewati garis busur sudut lapangan.

Baca juga: HASIL Lengkap Bola Tadi Malam - Manchester City Pesta Gol 10-1, Chelsea Menang Debut Pelatih Baru

Berdasarkan aturan FIFA, bola tidak boleh keluar dari garis busur saat akan ditendang oleh eksekutor sepak pojok.

Rekaman ulang menunjukkan Feby Eka menendang bola dari posisi yang sudah jauh melebihi garis busur wilayah sepak pojok tetapi wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Kontroversi semakin bertambah karena wasit tidak menggunakan bantuan Video Assistant Referee (VAR) untuk meninjau kejadian tersebut.

Widyantoro mengungkapkan kebingungannya menyikapi keputusan wasit yang merugikan timnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Baca juga: DISIARKAN Live Streaming PSMS Medan Vs Adhyaksa FC Jam 15.30 WIB, Cek Live Score Hasil Championship

"Jadi saya harus bilang apa? Saya juga bingung," ujar Widyantorodalam konferensi pers yang dilansir dari Instagram resmi klub.

"Jelas-jelas kita lihat review-nya, bola ditaruh di luar garis busur, hampir setengah meter posisinya dari garis."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved