PSMS Medan
PSMS Medan Fokus Tuntaskan Dua Laga Krusial sebelum Bursa Transfer Dibuka 10 Januari 2026
PSMS Medan kini memasuki fase penting dalam perjalanan mereka di Pegadaian Championship 2025/2026.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan kini memasuki fase penting dalam perjalanan mereka di Pegadaian Championship 2025/2026.
Dengan dibukanya bursa transfer paruh musim pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026, manajemen dan jajaran pelatih mulai menyusun langkah strategis untuk memperkuat tim.
Namun sebelum itu, Ayam Kinantan masih harus melewati dua laga krusial yang dianggap sebagai momentum penentu arah tim ke depan.
Dua pertandingan tersebut adalah lawatan tandang menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada 27 Desember 2025, serta partai berikutnya menjamu Persikad Depok di Stadion Pakansari pada 3 Januari 2026.
Kedua laga ini menjadi perhatian utama PSMS, mengingat hasilnya sangat berpengaruh terhadap posisi tim di klasemen serta keputusan perekrutan pemain nanti.
Mengingat PSMS Medan berada di peringkat ketujuh Grup 1 dengan perolehan 14 poin hasil 12 laga. Ayam Kinantan meraih tiga kemenangan, lima imbang dan empat kekalahan.
Pelatih Kepala PSMS Medan, Kas Hartadi, menegaskan bahwa fokus tim sepenuhnya tertuju pada bagaimana menyelesaikan dua laga ini dengan performa maksimal. Menurutnya, manajemen memang sudah menyiapkan rencana belanja pemain, namun seluruh proses akan berjalan setelah tim merampungkan pertandingan sampai batas akhir sebelum jendela transfer dibuka.
"Nanti itu, kita konsen dulu di dua pertandingan ini. Kita habiskan sampai sebelum 10 Januari," ujar Kas Hartadi kepada Tribun Medan.
Kas menegaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi beberapa nama incaran untuk memperkuat skuad, terutama di posisi yang dianggap masih kurang stabil. Namun ia menolak mengungkapkan secara rinci karena ingin seluruh pemain tetap fokus menghadapi dua laga penting ini.
"Ya bakalan ada lah (belanja pemain). Jadi diharapkan semuanya bersabar ya," lanjutnya memberi sinyal bahwa PSMS memang akan melakukan evaluasi besar.
Situasi ini membuat atmosfer latihan PSMS semakin intens. Para pemain bekerja keras bukan hanya demi membawa pulang poin dari dua pertandingan tersebut, tetapi juga untuk menunjukkan kapasitas masing-masing sebelum proses evaluasi dilakukan. Manajemen PSMS Medan pun disebut turut memantau perkembangan tim secara langsung untuk memastikan rencana perekrutan berjalan sesuai kebutuhan taktis pelatih.
Sementara itu, Presiden Direktur PSMS Medan Fendi Jonathan ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, belum memberikan respon.
Dengan jadwal padat dan tekanan kompetisi yang ketat, PSMS Medan berharap bisa menutup tahun 2025 dengan hasil positif dan membuka 2026 dengan semangat baru. Hasil pada dua laga ini dapat menjadi tolok ukur penting, apakah Ayam Kinantan perlu melakukan perombakan besar saat bursa transfer dibuka, atau cukup dengan penambahan beberapa pemain kunci.
Oleh sebab itu, kini PSMS Medan terus mematangkan persiapan jelang kembali berlaga di Kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Tim Ayam Kinantan kini meningkatkan intensitas latihan dengan menjalankan dua sesi latihan setiap hari, sebagai bagian dari program pemulihan kondisi fisik serta peningkatan kualitas permainan.
Latihan berlangsung di Stadion Mini Disporasu, Medan, dan dijadwalkan hingga beberapa hari ke depan sebelum PSMS bertolak ke Palembang untuk menghadapi tuan rumah Sriwijaya FC pada 27 Desember mendatang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
Dua sesi latihan ini menjadi strategi utama tim pelatih untuk mengembalikan kondisi fisik para pemain pasca libur kompetisi.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Gol Perdana Clayton Da Silva Jadi Sinyal Positif, Pelatih Sebut Ada Progres di Lini Depan PSMS Medan |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Terpuruk di Dasar Klasemen, Kas Hartadi Soroti Finishing dan Set Piece |
|
|---|
| Nasib PSMS Medan Gagal Promosi ke Super League, Tanggapan Pelatih Ayam Kinantan |
|
|---|
| Julius Raja Soroti Kegagalan PSMS Medan Promosi ke Super League, Tekankan Pentingnya Lobi-lobi |
|
|---|
| SELAMAT Tinggal Super League, PSMS Medan Bertahan Lagi di Championship, Eko Targetkan 5 Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Skuat-PSMS-Medan-melakukan-latihan-rutin-di-Stadion-Mini-Disporasu_1.jpg)