Berita Olahraga
Dua Pemain Muda Utamasia Tembus Skuad EPA Madura United
Dua pemain muda berbakat jebolan akademi sepak bola Utamasia, Lionel Riffi Muntio dan Ar Razi Atha, berhasil menembus skuad Elite Pro Academy
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Dua pemain muda berbakat jebolan akademi sepak bola Utamasia, Lionel Riffi Muntio dan Ar Razi Atha, berhasil menembus skuad Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 Madura United untuk musim 2025/2026. Keduanya resmi direkrut setelah tampil impresif selama menjalani proses trial bersama tim muda Laskar Sape Kerrab tersebut.
Founder Utamasia, Donny Fernando Siregar, mengungkapkan bahwa peluang kedua pemainnya bergabung dengan Madura United bermula dari komunikasi dengan Direktur Teknik EPA Madura United, Ananto.
Menurut Donny, Ananto yang merupakan rekannya saat mengikuti kursus lisensi kepelatihan, meminta rekomendasi pemain muda potensial untuk menjalani trial di Madura United. Menindaklanjuti hal itu, Donny pun memberangkatkan dua pemain binaannya pada 29 September 2025 untuk mengikuti seleksi di Madura.
“Secara kualitas, mereka memang layak terpilih. Mereka pekerja keras, konsisten, dan memiliki attitude yang bagus. Jadi, mereka menjadi pilihan utama untuk berangkat ke sana,” ujar mantan pemain Persijap Jepara itu kepada Tribun Medan, Senin (13/10/2025).
Donny mengaku sangat puas setelah mendapat kabar bahwa kedua anak didiknya lolos seleksi. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata dari hasil pembinaan yang dilakukan akademi Utamasia selama ini.
“Berarti jerih payah kami selama ini mulai terlihat hasilnya. Ada secercah harapan bahwa program pembinaan yang kami jalankan sudah membuahkan hasil,” ungkapnya.
Menurut Donny, keberhasilan Lionel dan Ar Razi menjadi jembatan awal bagi Utamasia untuk terus melahirkan pesepak bola muda berbakat yang siap bersaing di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan semakin banyak anak Utamasia yang bisa mengembangkan potensinya di tim Elite Pro Academy, tidak hanya di Madura United, tapi juga di tim-tim Liga 1 lainnya. Dengan begitu, pemain kami bisa tersebar di berbagai klub,” ujarnya.
Lebih lanjut, Donny berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi pemain muda lainnya di Utamasia untuk terus bekerja keras dan disiplin dalam berlatih.
“Semoga anak-anak lain juga termotivasi. Kalau mau sukses, mereka harus konsisten, tidak bisa angin-anginan. Attitude juga sangat penting, karena saat mereka keluar dari kota ini, tantangannya akan lebih besar,” pesannya.
Donny pun berpesan agar Lionel dan Ar Razi dapat menjaga nama baik akademi serta terus meningkatkan kualitas diri agar karier mereka semakin berkembang.
“Mereka harus menjaga nama baik Utamasia dengan rajin berlatih, bekerja keras, dan tetap mengutamakan ibadah. Saya juga berharap mereka bisa lebih fokus pada kariernya dan tidak terlalu banyak bermain media sosial. Semoga ke depan mereka bisa menembus Timnas Indonesia dan berkarier di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
| Paya Bakung FC vs PS Kwarta di Final Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara 2025/2026 |
|
|---|
| Wasit Pegadaian Championship akan Pimpin Final Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara |
|
|---|
| Tiga Pemain SSB Tasbih Dipanggil TC Timnas Pelajar Jelang Tampil di Kuala Lumpur Youth Cup 2026 |
|
|---|
| Gagal ke Final, Binjai City dan Batubara United Akan Perebutkan Peringkat Ketiga Liga 4 Piala Gubsu |
|
|---|
| PS Kwarta dan Paya Bakung FC Lolos ke Final Liga 4 Piala Gubernur Sumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Lionel-Riffi-Muntio_ELITE-PRO-ACADEMMY.jpg)