Sumut Terkini
Sempat Terputus karena Longsor, Kini Jalan di Desa Hauagong Sudah Bisa Dilalui Masyarakat
Masyarakat diimbau agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi, terutama apabila hujan deras kembali turun karena masih berpotensi.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, DOLOKSANGGUL - Akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam beberapa waktu terakhir, longsor terjadi di ruas jalan provinsi di Desa Hauagong, Kecamatan Pakkat.
Jalan ini adalah penghubung Kecamatan Pakkat dengan Kecamatan Tarabintang. Sebagian badan jalan tertutup material longsor sehingga menghambat mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan aktivitas perekonomian.
Bupati Humbang Hasundutan Oloan P. Nababan menginstruksikan Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Humbang Hasundutan Bernard M Simamora segera bergerak cepat melakukan penanganan darurat.
"BPBD Humbahas berkoordinasi secara intensif dengan UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai pihak yang berwenang atas ruas jalan tersebut," ujar Oloan Nababan, Senin (29/6/2026).
"Penanganan bencana di lapangan pada Jumat, 26 Juni 2026. Kini jalan sudah bisa dilalui masyarakat sekitar," sambungnya.
Dalam penanganan tersebut dikerahkan alat berat berupa excavator, trado, dan backhoe loader untuk mempercepat proses pembersihan material longsor dan pemulihan akses jalan.
"Tahap awal penanganan difokuskan pada pemasangan cerucuk sebagai tanggul penahan, pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan, serta pengamanan lokasi guna mencegah terjadinya kecelakaan dan mengantisipasi longsor susulan," sambungnya.
Ia tambahkan, berkat sinergi seluruh pihak, akses jalan kini telah dapat difungsikan kembali secara terbatas sehingga masyarakat dapat kembali melintas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Sementara itu, proses perbaikan permanen akan dilaksanakan oleh Pemprovsu sesuai dengan kewenangannya," lanjutnya.
Kalak BPBD Bernard M Simamora menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Pemprovsu agar penanganan permanen dapat segera dilakukan.
"Penanganan darurat ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah guna memastikan akses masyarakat tetap terbuka," lanjut Bernard Simamora.
Masyarakat diimbau agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi, terutama apabila hujan deras kembali turun karena masih berpotensi terjadi longsor susulan.
(cr3/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pelajar Tewas setelah Motor yang Dikendarainya Tabrak Truk yang Sedang Antre BBM di Laguboti |
|
|---|
| BNN Kota Binjai Tes Urin Jukir di Lapangan Merdeka pada Peringatan HANI, 2 Orang Positif |
|
|---|
| Aktivis 98 Soroti Pernyataan Prabowo Soal Demo, Sebut Gerakan Moral Mahasiswa Sedang Digembosi |
|
|---|
| Viral di Media Sosial, Pengendara Mobil Diancam Sajam di Tanjungbalai |
|
|---|
| Viral Pengendara Mobil Diancam Pakai Senjata Tajam di Tanjungbalai, Pelakunya Kendarai Motor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jalan-ini-adalah-penghubung-Kecamatan-Pakkat-dengan.jpg)