Sumut Terkini

Mediasi Dugaan Penyerobotan Lahan di Langkat Riuh, Masyarakat Laporkan Oknum Perangkat Desa ke Polda

Sayangnya, pertemuan yang awalnya berjalan aman dan kondusif tersebut akhirnya berujung riuh.

Tayang:
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Muhammad Anil Rasyid
MEDIASI - Masyarakat saat bermediasi di kantor camat soal dugaan penyerobotan lahan jalan di Dusun III Kwala Serdang, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (19/5/2026).  

Ketidakhadiran MB membuat mediasi buntu. 

Di tempat yang sama, Kuasa Hukum masyarakat Dusun III Kwala Serdang, Irfan membeberkan sejumlah fakta-fakta hukum. 

Irfan menegaskan bahwa kasus ini murni masalah sengketa lahan. Di mana jalan umum tiba-tiba diklaim sepihak.

Menurut Irfan, jalan tersebut merupakan fasilitas masyarakat yang sudah berdiri kokoh sejak tahun 1900-an.

Irfan juga menambahkan bahwa pemilik asli lahan di sekitar areal tersebut adalah ahli waris dari marga Pulau.

"Dan yang pemilik lahan itu adalah ahli waris dari Marga Pulau. Dari sejarah kita lihat memang jalan itu enggak pernah ada yang mengklaim bahwa itu miliknya, tapi itu diklaim sebagai miliknya," kata Irfan. 

"Termasuk teman-teman dalam kasus ini enggak hadir seperti saudara Maria ini. Tapi dia tidak hadir, makanya kita tarik diri. Kita harap yang bersangkutan harus hadir pada acara mediasi berikutnya," sambungnya. 

Lanjut Irfan, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah resmi melaporkan kasus ini ke Polda Sumatera Utara (Sumut). 

Laporan tersebut terkait dengan dugaan penyerobotan lahan jalan serta gangguan terhadap ketertiban umum.

"Saat ini, pihak Polda Sumut sudah menjalankan proses hukum berupa tahap penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para pelapor," ujar Irfan.

Lebih mengejutkan lagi, warga tidak hanya melaporkan pelaku utama, melainkan juga menyeret sejumlah oknum pejabat desa yang diduga kuat ikut serta memuluskan aksi dugaan penyerobotan lahan

"Terlapornya yang ikut serta, turut serta melakukan itu ada lurah juga kita laporkan, ada Mariadi, ada Betmen, termasuk kadus (kepala dusun) yang ikut serta. Jadi orang-orang yang terkait aktivitas melakukan penyerobotan jalan itu semua kita laporkan," tutup Irfan. 

(cr23/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved