Sumut Terkini
Tak Hanya Omon-omon, Bupati dan Masyarakat Temui Mensos di Jakarta Soal Bantuan Banjir
Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas aksi demonstrasi ratusan warga yang sebelumnya menuntut pemerataan bantuan.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT- Bupati Langkat, Syah Afandin tak hanya sekedar omon-omon.
Pasalnya pria yang kerap disapa Ondim, langsung mengambil langkah cepat dengan menemui Menteri Sosial Republik Indonesia guna memperjuangkan tambahan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir.
Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas aksi demonstrasi ratusan warga yang sebelumnya menuntut pemerataan bantuan.
Pertemuan itu berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI, Jalan Salemba Raya, Jakarta, Rabu (6/5/2026),
Ondim disambut langsung oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) Kemensos RI, Masryani Mansyur.
Dalam pertemuan itu juga, ikut masyarakat yang terdampak banjir dari Kecamatan Besitang, dan Kecamatan Tanjung Pura, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial RI atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Kabupaten Langkat. Khususnya saat terjadi bencana maupun pada masa pemulihan pascabencana," ujar Ondim, Jumat (8/5/2026).
Lanjut Ondim, dihadapan Menteri Sosial, ia juga memaparkan secara langsung kondisi riil masyarakat di lapangan pascabanjir.
Ondim juga menyampaikan bahwa masih terdapat masyarakat terdampak yang proses penyaluran bantuannya masih dalam tahap pendataan dan verifikasi.
Menurutnya, aspirasi masyarakat menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Langkat.
"Karena itu, Pemkab Langkat datang langsung ke pemerintah pusat untuk memastikan seluruh warga terdampak memperoleh perhatian dan bantuan secara merata," kata Ondim.
"Aspirasi masyarakat menjadi prioritas kami. Kami datang langsung berkoordinasi dengan bapak menteri perihal data susulan masyarakat terdampak yang masih dalam proses pendataan bantuan," sambungnya.
Lebih lanjut, Bupati Langkat secara khusus memohon solusi bagi masyarakat terdampak yang hingga kini masih menunggu proses penyaluran bantuan.
Ondim berharap usulan yang disampaikan dapat segera direalisasikan. Sehingga seluruh warga terdampak banjir di Kabupaten Langkat memperoleh hak dan perhatian yang semestinya.
Selain membahas percepatan penyaluran bantuan, kegiatan koordinasi juga dilanjutkan bersama Satgas PRR (Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi) sebagai langkah konkret memastikan tindak lanjut di lapangan berjalan optimal.
Dalam pembahasan tersebut, turut dibahas percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) terpusat di lahan PTPN II Regional I, termasuk proses pembebasan lahan serta langkah strategis percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Langkat.
"Pemerintah Kabupaten Langkat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan banjir, mulai dari distribusi bantuan, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga penyediaan hunian tetap bagi masyarakat terdampak agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan cepat dan menyeluruh," tutup Ondim.
(cr23/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Sepekan Berlalu, Polisi Masih Tunggu Hasil Kejiwaan Orangtua Bayi yang Tewas Tragis di Batang Kuis |
|
|---|
| Pria di Kota Binjai Diringkus Polisi, Nekat Curi Pagar Rumah Warga |
|
|---|
| Deretan Artis Papan Atas yang Akan Meriahkan SMI Festival 2026 di Samosir |
|
|---|
| Emak-emak di Asahan Blokade Jalan, Tuntut Pemerintah Segera Perbaikan Akses Jalan |
|
|---|
| PPPK Paruh Waktu di Deli Serdang Kembali Gelisah karena Mau Dijadikan Satpol PP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KUNJUNGAN-Bupati-Langkat-Syah-Afandin-bersama.jpg)