Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Manajemen ALS Berangkatkan Keluarga Korban ke Palembang untuk Tes DNA

Dari total korban, 14 orang di antaranya merupakan kru dan penumpang bus ALS yang semula berangkat dari Kota Semarang menuju ke Medan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
KECELAKAAN BUS ALS - Suasana di pool bus PT ALS, di Jalan SM Raja, Kota Medan, Kamis (7/5/2026). Manajemen PT ALS sebut akan berangkatkan keluarga ke Palembang untuk keperluan verifikasi jenazah korban kecelakaan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Akibat kecelakaan bus PT ALS dengan truk tangki pembawa Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (6/5/2026) kemarin mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.

Dari total korban, 14 orang di antaranya merupakan kru dan penumpang bus ALS yang semula berangkat dari Kota Semarang menuju ke Medan. 

Informasi yang didapat, hingga saat ini pihak kepolisian sudah berhasil mengidentifikasi jenazah para korban kecelakaan ini.

Namun, untuk proses pemulangan jenazah dikabarkan pihak kepolisian setempat meminta verifikasi melalui tes DNA keluarga korban. 

"Ya sudah ada yang diidentifikasi jenazahnya, tiga orang dari Medan satu dari Kisaran, sama satu dari Siborong-borong. Tapi untuk verifikasinya butuh tes DNA langsung dari keluarga kandung, itu informasi yang kita dapat," ujar Humas PT ALS, Alwi Matondang, Kamis (7/5/2026). 

Ketika ditanya apakah saat ini sudah ada pihak keluarga yang datang untuk verifikasi, Alwi menjelaskan sejauh ini ada satu pihak keluarga yang datang.

Seperti penjelasan yang ia dapat dari pihak kepolisian, ia kembali menginformasikan jika pihaknya membutuhkan keluarga kandung untuk verifikasi data korban agar dicocokkan melalui tes DNA. 

"Sudah ada keluarga yang datang. Dan sudah kita informasikan bahwa harus ada keluarga kandungnya dulu, biar bisa kita berangkatkan ke Palembang," ucapnya. 

Ketika ditanya bagaimana pertanggungjawaban dari pihak PT ALS, Alwi mengaku jika nantinya ada pihak keluarga kandung korban yang datang pihaknya akan memfasilitasi keluarga ke Palembang.

Dirinya menjelaskan, nantinya keluarga akan diberangkatkan menggunakan bus sampai ke tujuan di Palembang. 

"Nanti akan kita fasilitasi, naik bus kita gratis sampai ke Palembang. Untuk pemberangkatannya, nanti kita sesuaikan sama keluarga yang konfirmasi ke kita langsung kita berangkatkan kalau siap," katanya. 

Informasi yang didapat, saat ini perkembangan terbaru, semua jenazah sekarang berada di Rumah Sakit Bayangkara Palembang. Bahwa semua jenazah baik supir maupun penumpang kita sekarang berada di Rumah Sakit Bayangkara Sumatera Selatan untuk melakukan identifikasi.

Berikut daftar nama para korban kecelakaan Bus ALS kontra truk tangki di Sumsel, 

KORBAN MENINGGAL DUNIA

1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau.
2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Musi Rawas Utara.
3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, warga Jawa Tengah.
4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan.
5. Maleh (42), kru Bus ALS, warga Medan.
6. Relodo, penumpang Bus ALS.
7. Zulkifli, penumpang Bus ALS.
8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.
9. Rani, penumpang Bus ALS, istri Aldi Sulistiawan.
10. Bela, penumpang Bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani.
11. Enam korban lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam oleh Tim DVI Polri.
 
KORBAN SELAMAT

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved