Liga 4

Binjai City Kunci Juara Ketiga Liga 4 Piala Gubsu setelah Libas Batubara United 8-1

Binjai City sukses mengamankan posisi ketiga setelah membantai Batubara United dengan skor telak 8-1.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
LIGA 4 PIALA GUBSU- Pemain Batubara United (biru) dan Binjai City Sport Club (kuning) berebut bola di pertandingan perebutan juara ketiga Liga 4 Piala Gubernur Sumatera yang berlangsung di Stadion Mini Dispora Sumut, Kamis (16/4/2026) sore. Binjai City Sport Club kunji gelar juara ketiga Lifa 4 Piala Gubernur Sumatera Utara 2025/2026. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Binjai City Sport Club menutup kiprahnya di ajang Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026 dengan manis. Tim asuhan Amran sukses mengamankan posisi ketiga setelah membantai Batubara United dengan skor telak 8-1 dalam laga perebutan peringkat ketiga yang digelar di Stadion Mini Dispora Sumut, Kamis (16/4/2026) sore.

Sejak peluit awal dibunyikan, Binjai City langsung tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan sejak menit awal akhirnya berbuah gol pembuka pada menit ke-16 melalui Aldino. Keunggulan tersebut semakin menambah kepercayaan diri para pemain Binjai City dalam mengontrol permainan.

Situasi semakin berpihak kepada Binjai City setelah Batubara United harus bermain dengan 10 orang. Alaska Yuda diusir keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua pada menit ke-38. Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Binjai City, yang kemudian menggandakan keunggulan lewat gol Dinan Syahbani pada menit ke-40. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, dominasi Binjai City kian tak terbendung. Dimas Sumantri memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-58. Meski sempat memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Risdo Amin Saragih pada menit ke-71, Batubara United tetap kesulitan keluar dari tekanan.

Alih-alih bangkit, gawang Batubara United justru terus dibombardir. Fachri Andika mencatatkan dua gol pada menit ke-72 dan 90, sementara Hibul Situmorang tampil impresif dengan dua gol beruntun pada menit ke-74 dan 76. Abdul Maulidan turut menyumbang satu gol pada menit ke-83, membuat skor akhir menjadi 8-1 untuk kemenangan Binjai City.

Usai pertandingan, pelatih Binjai City, Amran, mengaku puas dengan performa anak asuhnya, terutama setelah kegagalan di babak semifinal. Ia menilai timnya mampu menunjukkan kualitas sebenarnya pada laga ini.

“Memang kemarin kami lengah saat semifinal menghadapi Paya Bakung dan tidak bisa memanfaatkan peluang. Tapi hari ini anak-anak menunjukkan kualitasnya. Secara teknis tidak ada masalah,” kata Amran kepada awak media.

Lebih lanjut, Amran menaruh harapan besar timnya bisa lolos ke putaran nasional. Namun keputusan tersebut tergantung kepada PSSI pusat terkait slot yang diberikan kepada Asprov PSSI Sumut. 

“Target awal kami sebenarnya juara atau minimal lolos ke tingkat nasional. Sekarang kami tinggal menunggu peluang itu, masih ada atau tidak, tergantung Asprov,” tambahnya.

Meski hanya mampu finis di posisi ketiga, Amran tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang telah berjuang maksimal sepanjang kompetisi.

“Persiapan kami hanya sekitar satu bulan, bahkan sempat satu minggu puasa seleksi.
Tapi hasil ini cukup memuaskan,” katanya.

Sementara itu, pelatih Batubara United, Agung Pramana, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski harus menelan kekalahan telak. Ia menyebut timnya telah berjuang maksimal sepanjang turnamen.

“Alhamdulillah, ini sudah sejauh yang bisa kami capai. Kami bukan tim unggulan, tapi pemain sudah bekerja keras. Saya apresiasi mereka dan juga manajemen,” ucapnya.

Diakui Agung, kekalahan dari Binjai City tidak lepas dari kondisi skuadnya yang tampil tanpa kekuatan terbaik. Ia menyebut sejumlah kendala, mulai dari cedera, akumulasi kartu, hingga absennya beberapa pemain, membuat timnya tidak berada dalam kondisi ideal saat laga berlangsung.

Terlebih lagi, menurutnya, lawan yang dihadapi merupakan salah satu tim unggulan sejak awal bergulirnya kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim ini.

“Kita akui hari ini Binjai mainnya sangat bagus. Kami juga datang dengan kondisi yang tidak lengkap. Banyak pemain cedera, akumulasi kartu, ada yang tidak hadir, bahkan beberapa sedang ujian nasional, jadi kami harus melakukan rotasi,” jelasnya.

Meski gagal merebut posisi ketiga, Batubara United tetap bersyukur atas pencapaian mereka yang mampu menembus babak semifinal.

“Target awal sebenarnya ke final, tapi kami bisa sampai semifinal sudah patut disyukuri,” pungkasnya.

 

(cr29/tribun-medan.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved