Matahari Tepat Di Khatulistiwa, Penyebab Cuaca di Sumut Cukup Panas
kondisi tersebut mengakibatkan pertumbuhan awan cukup sulit terbentuk di pesisir timur Sumatera Utara khususnya di Kota Medan,
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Sumut Hendro Nugroho mengatakan, beberapa kabupaten/kota di Sumut mengalami cuaca yang cukup panas selama sepekan terakhir.
Hendro mengatakan, ada pun beberapa daerah yang mengalami musim panas yakni Kota Medan, Deliserdang, serta daerah pesisir timur.
Diterangkannya, berdasarkan data pengamatan suhu udara maksimum pada tanggal 26 Maret 2026, tercatat suhu udara maksimum di Balai Besar MKG Wilayah I dan di Stasiun Geofisika Deliserdang mencapai 36.0° Celcius.
"Hal ini dikarenakan posisi matahari tepat berada di khatulistiwa dan tutupan awan yang minim di wilayah pesisir Timur Sumatera Utara, sehingga intensitas radiasi matahari yang diterima lebih maksimal daripada biasanya," jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2026).
Sementara itu, berdasarkan analisis pola angin pada tanggal 26 Maret 2026 pukul 07.00 WIB menunjukkan angin bertiup dari arah timur di pesisir timur Sumatera Utara dan bersifat divergen (menyebar).
Baca juga: Cuaca Sumut Hari Ini 26 Maret 2026, Cek Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Dilanda Hujan
"Selain itu berdasarkan data udara atas pada tanggal 26 Maret 2026 terpantau kelembapan udara atas cukup kering berkisar 20-40 persen RH," jelasnya.
Diterangkannya, kondisi tersebut mengakibatkan pertumbuhan awan cukup sulit terbentuk di pesisir timur Sumatera Utara khususnya di Kota Medan, Deliserdang, dan sekitarnya.
"Indeks Ultraviolet sinar matahari (UV) di Kota Medan dan sekitarnya dalam kategori bahaya, sangat tinggi pada pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB," ucapnya.
Selain itu, berdasarkan data titik panas (hotspot) pada tanggal 23 Maret 2026 terdapat 33 titik panas di Sumatera Utara. Dalam beberapa hari ke depan diprakirakan pola cuaca hampir sama dengan kemarin.
"Mengingat cuaca yang masih cukup panas, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran, mengurangi kegiatan di luar rumah pada jam-jam puncak (10.00 WIB hingga 16.00 WIB), memperbanyak konsumsi air putih dan buah serta menggunakan sunscreen (tabir surya)," ucapnya.
Dikatakannya, mengingat cuaca bersifat dinamis, diharapkan tetap memantau info prakiraan cuaca yang disampaikan oleh BMKG dan dicermati oleh para kepala daerah, bupati, dan wali kota dengan melalukan koordinasi melalui BPBD setempat.
| Cuaca di Sumut Cukup Panas, Ini Penyebabnya Kata BMKG |
|
|---|
| Mabes Polri Tegaskan Isu 30 Kg Sabu Meleleh karena Cuaca Panas Adalah Hoaks |
|
|---|
| Cuaca Panas di Sumut Hari Ini Capai 36 Derajat, BMKG: Diprediksi Terjadi Selama Sepekan |
|
|---|
| Karhutla Terjadi di Tongging dan Samosir, BMKG: Potensi Cuaca Panas di Karo Masih Tinggi |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem Hantui Piala Dunia Klub 2025, Panasnya Bikin Lecet Kaki Pemain Jebolan Real Madrid |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/CUACA-PANAS-Cuaca-di-Sumut-beberapa-minggu-belakang.jpg)