Pembunuhan di Tapsel

Polisi Ungkap Pembunuhan Bayani br Harahap di Tapsel, Dibunuh Usai Pergoki Maling di Rumahnya

Polisi mengungkap kematian Bayani Harahap, nenek 78 tahun, warga Dusun Simandalu, Desa Pal XI, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
TAMPANG PELAKU - Tampang Mapansyah Sinambela (21) warga Desa Bulumario, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, ditangkap usai membunuh nenek 78 tahun, Senin (9/3/2026). Tersangka membunuh korban usai kepergok saat sedang mencuri. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi mengungkap kematian Bayani boru (br) Harahap, nenek 78 tahun, warga Dusun Simandalu, Desa Pal XI, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Polisi, ternyata korban tewas akibat dibunuh maling yang masuk ke rumahnya.

Terungkapnya kasus ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap satu tersangka, yakni Mapansyah Sinambela (21) warga Desa Bulumario, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Iptu Bontor Desmonth Sitorus mengatakan, tersangka membunuh korban pada Rabu 25 Februari lalu.

Saat itu, tersangka sedang mencuri di rumah korban, namun ketahuan.

Karena panik aksinya kepergok, dan diteriaki maling, tersangka mencekik leher nenek tersebut menggunakan kain hijab hingga meninggal dunia.

"Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku melakukan pembunuhan setelah aksinya mencuri di rumah korban diketahui. Korban sempat meneriaki tersangka sebagai maling, sehingga pelaku panik, kemudian mencekik leher korban menggunakan jilbab milik korban hingga meninggal dunia,"kata Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Iptu Bontor Desmonth Sitorus, Senin (9/3/2026).

Polisi menjelaskan, tersangka ditangkap 8 hari setelah kejadian atau 6 Maret lalu 

Mapansyah ditangkap di Jalan Lintas Padangsidimpuan - Sibolga, di dalam mobil angkutan.

Namun ketika proses pencarian barang bukti, tersangka diduga melawan petugas hingga akhirnya ditembak.

"Karena tersangka berupaya kabur dan membahayakan petugas, tim terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki tersangka,"ungkapnya.

 

(cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved