Breaking News

Berita Sumut

Awal Mula Insiden Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Tebingtinggi, 8 Meninggal, Kesaksian Warga

Kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di kawasan Sektor 5, Jalan Abdul Hamid

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/HO
Ilustrasi/Kecelakaan Kereta api hantam mobil. kecelakaan Kereta Api (KA) Sibilah Utama menabrak mobil Toyota Avanza di kawasan Sektor 5, Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Rabu (21/1/2026). Hampir seluruh penumpang dalam mobil meninggal. 

Ringkasan Berita:Kereta Api Tabrak Mobil Avanza
 
  • Kecelakaan kereta api (KA) Sribilah Utama tabrak mobil Toyota Avanza di Tebingtinggi
  • Mobil pribadi tersebut diperkirakan datang dari arah lingkungan 3 menuju ke arah Sektor 5
  • Setibanya di perlintasan kereta api, datang kereta api (KA) Sribilah Utama dari arah Kisaran menuju ke Stasiun Tebingtinggi.
  • Mobil yang membawa sekitar sembilan orang itu terseret sejauh sekitar 100 meter.
  • Sembilan orang yang menjadi korban, 8 orang dinyatakan meninggal

 

TRIBUN-MEDAN.COM, TEBINGTINGGI - Terungkap awal mula terjadinya insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Sibilah Utama menabrak mobil Toyota Avanza di Tebingtinggi.

Hampir seluruh penumpang dalam mobil meninggal.

Dikabarkan hanya 1 orang selamat, namun dalam kondisi luka-luka.

Kecelakaan terjadi di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di kawasan Sektor 5, Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Rabu (21/1/2026). 

Berdasarkan keterangan dari seorang warga yang sedang berada di lokasi kejadian Ari Naldi, ia awalnya mengetahui informasi kecelakaan ini dari media sosial.

Setibanya di lokasi, ia melihat satu unit mobil pribadi jenis Toyota Avanza warna abu-abu dengan plat nomor BK 1657 ABP sudah dalam kondisi ringsek tertabrak kereta api

"Pertama tau dari live orang, terus ke lokasi saya lihat sudah hancur mobilnya," kata Ari. 

 

Dijelaskannya, informasi yang didapat mobil pribadi tersebut diperkirakan datang dari arah lingkungan 3 menuju ke arah Sektor 5.

Setibanya di perlintasan kereta api yang notabene sejak lama tidak ada palang pintu, datang kereta api dari arah Kisaran menuju ke Stasiun Tebingtinggi. 

"Kalau lihat posisinya, sebelah kiri yang dihantam kereta api," katanya. 

Dirinya menjelaskan, saat berada di lokasi ia melihat kendaraan yang membawa sekitar sembilan orang itu terseret sejauh sekitar 100 meter.

Informasi yang didapat, kejadian kecelakaan tersebut terjadi menjelang petang tadi. 

Dari sejumlah informasi yang didapat, dari peristiwa nahas tersebut terdapat sembilan orang yang menjadi korban.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved