Sumut Terkini

Waspada Kejahatan Digital, Serangan Ransomware dan Scam AI Meningkat di Indonesia

Temuan ini menandai babak baru dunia kejahatan siber, di mana AI tidak hanya dipakai untuk menipu korban

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
IST
KEJAHATAN DIGITAL- ESET Threat Report H2 2025 mengungkap lonjakan ancaman siber berbasis AI, mulai dari ransomware hingga penipuan online yang kian menyasar pengguna digital di Indonesia. 

Tren ini menjadi peringatan serius bagi Indonesia, seiring pesatnya adopsi mobile banking dan dompet digital, namun masih perlunya peningkatan kesadaran keamanan di kalangan pengguna smartphone.

Sementara itu, infostealer Lumma Stealer yang sempat merebak pada awal 2025 mengalami penurunan drastis.

Setelah terganggu pada Mei, tingkat deteksinya turun hingga 86 persen pada paruh kedua tahun ini.

Namun, celah tersebut cepat diisi malware baru seperti CloudEyE (GuLoader) yang melonjak hampir 30 kali lipat dan kerap digunakan sebagai pintu masuk ransomware serta pencurian data.

Temuan ini menegaskan bahwa ancaman siber bergerak semakin cepat, cerdas, dan sulit dideteksi seiring pemanfaatan AI oleh pelaku kejahatan.

Bagi Indonesia yang tengah mendorong transformasi digital dan ekonomi berbasis data, risiko tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata.

Laporan lengkap ESET Threat Report H2 2025 dapat diakses melalui WeLiveSecurity.com. Informasi mengenai solusi keamanan ESET di Indonesia tersedia di situs resmi ESET.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved