Berita Olahraga
Indonesia Hadapi Oman dan Mozambik di FIFA Matchday, Begini Tanggapan Legenda Timnas
Menurut Sahari, laga tersebut dapat menjadi ajang evaluasi sejauh mana kesiapan Timnas Indonesia menghadapi turnamen resmi ke depan.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
“Menurut saya sebaiknya pertandingan ini benar-benar dimanfaatkan untuk pemain-pemain yang akan dipersiapkan khusus di Piala AFF nanti. Ini jadi bagian penting dari persiapan kita untuk bisa meraih juara,” katanya.
Hal senada juga disampaikan legenda Timnas Indonesia, Saktiawan Sinaga. Ia menilai laga melawan Oman dan Mozambik menjadi tolok ukur perkembangan permainan Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih baru.
Menurut Saktiawan, Oman merupakan lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena memiliki sistem pembinaan usia muda yang berjalan baik dan konsisten selama bertahun-tahun.
“Pandangan saya, pertandingan ini bisa mengukur kekuatan dan hasil latihan bersama pelatih baru. Kita tahu Oman itu bukan lawan sembarangan, program sepak bola mereka dari usia muda memang berjalan bagus. Ini bisa menjadi tolok ukur perkembangan sepak bola Indonesia di bawah pelatih John Herman,” ujarnya.
Saktiawan juga berharap seluruh pemain diaspora dapat bergabung demi menambah kekuatan Timnas Indonesia. Kehadiran mereka diyakini akan membantu pelatih dalam menerapkan strategi dan formasi permainan yang diinginkan.
“Mudah-mudahan pemain diaspora bisa hadir semua untuk menambah kekuatan tim Indonesia dan membantu pelatih memainkan formasi yang diinginkan,” katanya.
Selain menjadi ajang evaluasi permainan, Saktiawan menilai dua pertandingan tersebut juga sangat penting untuk mendongkrak posisi Indonesia di ranking FIFA. Karena itu, ia berharap skuad Garuda mampu meraih hasil maksimal.
“Pertandingan ini juga bagus untuk mengangkat ranking kita supaya lebih naik lagi. Semoga Timnas bisa mendapatkan hasil yang bagus sehingga peringkat Indonesia semakin meningkat,” tuturnya.
Meski menghadapi lawan dengan ranking lebih tinggi, Saktiawan menegaskan peluang Timnas Indonesia tetap terbuka lebar. Menurutnya, dalam sepak bola tidak ada yang mustahil selama pemain tampil dengan semangat dan motivasi tinggi.
“Dalam sepak bola tidak ada yang pasti secara matematika. Semua bisa terjadi kalau bermain dengan hati dan motivasi tinggi. Mudah-mudahan Timnas Indonesia bisa mendapatkan hasil yang baik di laga uji coba nanti,” pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| PJSI Sumut Kirim Dua Judoka ke Kapolri Cup 2026, Targetkan Medali Emas |
|
|---|
| Paya Bakung United Rombak Skuad Jelang Liga 4 Piala Presiden, Datangkan Lima Pemain Baru |
|
|---|
| NPC Sumut Juara Umum Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2, Borong 7 Emas dan 1 Perunggu |
|
|---|
| PGSI Medan Beri Beasiswa Pembinaan untuk Puluhan Atlet, Bangun Regenerasi Gulat Sejak Dini |
|
|---|
| KONI Sumut Motivasi Atlet Panahan Sumut, Novan: Persaingan Menuju PON Tak Mudah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/FOTO-BERSAMA-Timnas-Indonesia-di-FIFA-Series-2026.jpg)