Berita Olahraga

Indonesia Hadapi Oman dan Mozambik di FIFA Matchday, Begini Tanggapan Legenda Timnas

Menurut Sahari, laga tersebut dapat menjadi ajang evaluasi sejauh mana kesiapan Timnas Indonesia menghadapi turnamen resmi ke depan.

Tayang:
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
FOTO BERSAMA - Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 beberapa waktu lalu. Timnas Indonesia akan menjalani dua laga penting dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026 dengan menghadapi Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Timnas Indonesia dipastikan akan menjalani dua laga uji coba internasional pada agenda FIFA Matchday Juni 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026.

Kedua pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Dua laga ini dinilai menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk mengukur kesiapan tim jelang menghadapi sejumlah agenda besar, termasuk Piala AFF 2026. Selain itu, pertandingan melawan Oman dan Mozambik juga menjadi kesempatan bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herman, untuk melihat perkembangan permainan tim setelah menjalani program latihan bersama para pemain.

Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia, Sahari Gultom menilai pemilihan Oman dan Mozambik sebagai lawan uji coba cukup bagus untuk mengukur kekuatan skuad Garuda saat ini.

Menurut Sahari, laga tersebut dapat menjadi ajang evaluasi sejauh mana kesiapan Timnas Indonesia menghadapi turnamen resmi ke depan.

Namun, ia juga menyoroti pentingnya kejelasan komposisi pemain yang akan diturunkan, terutama terkait kehadiran para pemain diaspora yang berkarier di luar negeri.

“Ya bagus sih untuk mengukur bagaimana persiapan mereka menghadapi AFF nanti. Tapi kita juga belum tahu apakah tim yang akan diturunkan benar-benar tim terbaik, terutama pemain diaspora yang bermain di luar negeri apakah bisa hadir semua atau tidak,” ujar pelatih asal kota Medan tersebut. 

Diketahui, Timnas Oman saat ini menempati peringkat ke-79 FIFA dan menjadi salah satu kekuatan sepak bola yang cukup diperhitungkan di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, Mozambik berada di peringkat ke-101 dunia dan dikenal memiliki karakter permainan cepat serta kekuatan fisik khas tim-tim Afrika. 

Posisi ranking tersebut membuat kedua tim diprediksi akan menjadi lawan yang tepat bagi Timnas Indonesia untuk mengukur kualitas permainan sekaligus meningkatkan daya saing skuad Garuda di level internasional.

Meski begitu, pria yang akrab disapa Ucok itu, tetap optimistis Timnas Indonesia mampu bersaing menghadapi Oman. Menurutnya, meskipun negara Timur Tengah tersebut memiliki ranking FIFA yang lebih tinggi, Indonesia tetap memiliki peluang untuk memberikan perlawanan, apalagi pertandingan dimainkan di kandang sendiri.

“Kalau menurut saya, menghadapi Oman dan negara-negara Arab itu masih bisa kita imbangi. Walaupun ranking mereka jauh di atas kita, mudah-mudahan dengan kekuatan penuh dan tim terbaik kita bisa meraih kemenangan, apalagi bermain di Gelora Bung Karno,” katanya.

Sementara itu, terkait Mozambik yang berasal dari kawasan Afrika, Sahari menilai lawan tersebut memiliki keunggulan dalam aspek fisik dan kekuatan bermain. Namun ia menegaskan, Timnas Indonesia tetap memiliki peluang untuk meraih hasil positif.

“Memang tim-tim Afrika secara fisik kuat, tetapi bukan tidak mungkin kita bisa memenangkan pertandingan. Ini juga bagus untuk memperbaiki ranking FIFA Indonesia,” ucapnya.

Sahari juga berharap laga FIFA Matchday tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempersiapkan pemain-pemain yang nantinya diproyeksikan tampil di Piala AFF 2026. Menurutnya, uji coba melawan lawan kuat akan sangat berguna untuk membangun mental dan kekompakan tim.

“Menurut saya sebaiknya pertandingan ini benar-benar dimanfaatkan untuk pemain-pemain yang akan dipersiapkan khusus di Piala AFF nanti. Ini jadi bagian penting dari persiapan kita untuk bisa meraih juara,” katanya.

Hal senada juga disampaikan legenda Timnas Indonesia, Saktiawan Sinaga. Ia menilai laga melawan Oman dan Mozambik menjadi tolok ukur perkembangan permainan Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih baru.

Menurut Saktiawan, Oman merupakan lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena memiliki sistem pembinaan usia muda yang berjalan baik dan konsisten selama bertahun-tahun.

“Pandangan saya, pertandingan ini bisa mengukur kekuatan dan hasil latihan bersama pelatih baru. Kita tahu Oman itu bukan lawan sembarangan, program sepak bola mereka dari usia muda memang berjalan bagus. Ini bisa menjadi tolok ukur perkembangan sepak bola Indonesia di bawah pelatih John Herman,” ujarnya.

Saktiawan juga berharap seluruh pemain diaspora dapat bergabung demi menambah kekuatan Timnas Indonesia. Kehadiran mereka diyakini akan membantu pelatih dalam menerapkan strategi dan formasi permainan yang diinginkan.

“Mudah-mudahan pemain diaspora bisa hadir semua untuk menambah kekuatan tim Indonesia dan membantu pelatih memainkan formasi yang diinginkan,” katanya.

Selain menjadi ajang evaluasi permainan, Saktiawan menilai dua pertandingan tersebut juga sangat penting untuk mendongkrak posisi Indonesia di ranking FIFA. Karena itu, ia berharap skuad Garuda mampu meraih hasil maksimal.

“Pertandingan ini juga bagus untuk mengangkat ranking kita supaya lebih naik lagi. Semoga Timnas bisa mendapatkan hasil yang bagus sehingga peringkat Indonesia semakin meningkat,” tuturnya.

Meski menghadapi lawan dengan ranking lebih tinggi, Saktiawan menegaskan peluang Timnas Indonesia tetap terbuka lebar. Menurutnya, dalam sepak bola tidak ada yang mustahil selama pemain tampil dengan semangat dan motivasi tinggi.

“Dalam sepak bola tidak ada yang pasti secara matematika. Semua bisa terjadi kalau bermain dengan hati dan motivasi tinggi. Mudah-mudahan Timnas Indonesia bisa mendapatkan hasil yang baik di laga uji coba nanti,” pungkasnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved