Proliga 2026

Proliga 2026 - 2 Pemain Timnas Tunjukkan Momen Mahal di Medan, Fahry Headshot Rama Berujung Pelukan

Mantan pemain Jakarta LavAni ini langsung berlari setelah mengetahui smesnya mengenai kepala dari Rama Fazza Fauzan.

TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
PROLIGA MEDAN MELAWAN SURABAYA - Pevoli putra Medan Falcon Tirta Bhagasasi melawan pevoli putra Surabaya Samator pada pertandingan Putaran Pertama Minggu Kedua Proliga 2026 di GOR Voli Indoor Sports Center Sumatra Utara, Deli Serdang, Sabtu (17/1/2026). Pevoli putra Medan Falcon Tirta Bhagasasi tim tuan rumah harus mengakui kekalahan atas pevoli putra Surabaya Samator dengan skor 2-3. 

TRIBUN-MEDAN.com - Dua penggawa Timnas tunjukkan momen mahal saat berduel di pekan kedua Proliga 2026 yang berlangsung di Medan.

Momen mahal tersaji saat Surabaya Samator memenangi laga fullset atas Medan Falcons Tirta Bhagasasi pada Proliga 2026 seri Medan akhir pekan lalu.

Berlangsung di GOR Voli Indoor Sumatera Utara, Sport Center, Surabaya Samator mempecundangi Medan Falcons Tirta Bhagasasi sebagai tuan rumah lewat skor 3-2 (25-22, 23-25, 19-25, 25-17, dan 21-19), Sabtu (17/1/2026) malam WIB.

Hasil ini membuat Surabaya Samator semakin kokoh di zona final four, berbekal dua poin. Ini juga menjadi kemenangan pertama bagi tim dengan trofi juara Proliga terbanyak untuk edisi 2026 ini.

Baca juga: DAFTAR Top Skor Proliga 2026 Terbaru, Spiker Electric PLN 100 Poin Lebih, Megawati 10 Besar

Lain cerita dengan Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Tim yang diperkuat deretan pevoli kesohor seperti Fahry Septian Putratama, Luvi Febrian, hingga Bagus Wahyu, belum meraih kemenangan sama sekali.

Mereka baru mengunci satu poin dan menduduki peringkat lima atau juru kunci klasemen Proliga 2026 putra.

Sorotan pasca-pertandingan tertuju kepada  momen mahal yang tersaji di set kedua. Posisinya Medan Falcons Tirta Bhagasasi memimpin pada kedudukan 22-21.

Dalam situasi received, bola hantaran pertama diolah dengan sangat baik oleh Bagus Wahyu.

Baca juga: Profil Bulgaria, Saint Kitts and Nevis dan Solomon Islands Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series

Mantan setter Timnas Voli Indonesia era 2010-an ini tinggal memilih opsi untuk memberikan bola ke middle blocker, open spike, atau posisi satu.

Bagus Wahyu pun memutuskan untuk mengumpan bola ke posisi empat yang sudah ditunggu oleh Fahry Septian Putratama.

Hitter asal Bantul, Yogyakarta ini tidak kesulitan untuk mengkonversikan set serangan dari Bagus Wahyu menjadi spike tajam menukik ke posisi 1 permainan Samator.

Apalagi Samator hanya mengandalkan satu block di momen spike Fahry, yakni Lyvan Taboada Diaz (Kuba).

Lolos dari penjagaan Lyvan, smes lurus Fahry tidak hanya menghasilkan sekadar satu poin, namun juga 'memakan korban' headshot.

Dia adalah Rama Fazza Fauzan yang terkena bola di bagian kepalanya hasil spike lurus dari Fahry Septian Putratama.

Baca juga: 3 Negara Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series, Satu Peserta Pernah Dikalahkan John Herdman

Momen Mahal Junior Rivan Nurmulki

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved