Berita Olahraga

Sumut Finis Peringkat Tiga di Kejurnas Biliar 2025, Fokus Matangkan Regenerasi Atlet

Kontingen Sumatera Utara (Sumut) berhasil menutup ajang Kejurnas POBSI Tahun 2025.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
KEJURNAS POBSI - Foto bersama kontingen Sumut usai tampil di Kejurnas POBSI yang berlangsung di Gedung INews Tower, Jakarta, 24–30 November 2025. Sumut finis di peringkat ketiga nasional. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kontingen Sumatera Utara (Sumut) berhasil menutup ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Tahun 2025 dengan prestasi membanggakan. Pada kejuaraan yang berlangsung di Gedung INews Tower, Jakarta, 24–30 November 2025 tersebut, Sumut finis di peringkat ketiga nasional.

Dalam kompetisi yang diikuti atlet-atlet terbaik dari seluruh provinsi, Sumut sukses mengoleksi 2 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu. Raihan ini menempatkan Sumut berada tepat di belakang Jawa Barat sebagai juara umum dengan perolehan 3 emas, 5 perak, dan 2 perunggu, serta Kalimantan Selatan di posisi kedua dengan 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Pelatih Biliar Sumut, Resa Rangkuti, mengaku puas dengan hasil tersebut. Menurutnya, capaian ini cukup positif mengingat ada beberapa nomor yang sebenarnya masuk dalam proyeksi medali namun tidak mampu dimaksimalkan.

“Secara umum hasilnya sudah sangat baik. Memang ada beberapa nomor yang miss dari target, seperti nomor English billiard dan beberapa nomor lain. Tapi kita tetap bersyukur karena sebagian atlet yang kita turunkan juga masih kategori junior,” ujar Resa kepada Tribun Medan, Senin (1/12/2025). 

Resa menjelaskan bahwa keputusan membawa sejumlah atlet junior merupakan bagian dari strategi jangka panjang. Mereka diberi kesempatan tampil di Kejurnas guna menambah jam terbang sekaligus mengasah mental bertanding. Pasalnya, tidak semua atlet senior diturunkan pada kejuaraan kali ini.

“Persaingan tahun ini sangat ketat. Alhamdulillah, beberapa provinsi yang biasanya berada di atas kita justru bisa kita lampaui, termasuk DKI. Sementara juara umum diraih Jawa Barat dan peringkat dua Kalimantan Selatan. Jadi pencapaian peringkat ketiga ini cukup berarti bagi Sumut,” ungkapnya.

Jika dibandingkan dengan hasil PON sebelumnya di mana Sumut finis sebagai runner-up, posisi ketiga di Kejurnas 2025 ini tentu terlihat menurun. Namun Resa menegaskan bahwa aspek pembinaan menjadi prioritas utama, terutama dalam mempersiapkan generasi baru untuk PON mendatang.

“Yang paling penting adalah evaluasi, baik dari sisi teknis maupun mental. Tantangan ke depan semakin berat, apalagi pada 2027 kita harus menghadapi rangkaian Babak Kualifikasi PON hingga PON itu sendiri. Semua harus dipersiapkan lebih matang,” katanya.

Resa juga memberikan pesan motivasi kepada seluruh atlet, baik yang berhasil meraih medali maupun yang belum mencapai target.

“Jangan cepat puas. Ini baru langkah awal dari perjalanan panjang. Tingkatkan lagi kualitas latihan, perbaiki kondisi psikologis, dan siapkan diri menghadapi event-event berikutnya. Terutama jelang Babak Kualifikasi PON, kita harus bekerja lebih keras agar hasilnya maksimal,” tegasnya.

Dengan hasil ini, kontingen biliar Sumut menegaskan posisi sebagai salah satu kekuatan nasional yang terus berkembang, sekaligus menunjukkan bahwa regenerasi atlet berjalan sesuai arah yang diharapkan.

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved