Pemko Siantar Perkuat Sektor Pertanian dan Hanpang Lewat Program Strategis Tahun 2026

Pemko Siantar Perkuat Sektor Pertanian dan Hanpang Lewat Program Strategis Tahun 2026

Tayang:
Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Pemko Siantar Perkuat Sektor Pertanian dan Hanpang Lewat Program Strategis Tahun 2026 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pemerintah Kota Pematangsiantar di bawah kepemimpinan Wali Kota Wesly Silalahi terus berupaya memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan. Pada tahun 2026 ini, Dinas Pertanian dan Hanpang Pematangsiantar menyiapkan sejumlah program pro-tani yang diharapkan mampu mempertahankan stabilitas produksi daerah. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pematangsiantar, Drs L Pardamean Manurung MAP menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi komoditas baik di tingkat petani, pengepul hingga pasar. 

 

“Stok pupuk bersubsidi melalui dua distributor sampai bulan April 2026 tercatat untuk Urea yakni 328,861 ton, NPK 330,679 ton,” kata Mean saat dikonfirmasi Selasa (19/5/2026).

Adapun alokasi pupuk subsidi di Kota Pematangsiantar TA 2026 yakni Urea sebesar 897 ton; NPK 875 ton; dan Organik sebesar 20 ton. Dinas Pertanian dan Hanpang terus mencatat realisasi serapan pupuk subsidi tiap bulannya. 

Pemko Siantar Perkuat Sektor
Pemko Siantar Perkuat Sektor Pertanian dan Hanpang Lewat Program Strategis Tahun 2026

Di Kota Pematangsiantar, papar pria yang akrab disapa Mean ini, luasan lahan produksi pertanian mencapai 2.000 hektare lebih, yang mana 1.279 hektare di antaranya adalah lahan basah sawah. Adapun laporan Triwulan I tahun 2026, produksi padi di Kota Pematangsiantar adalah 3.121,2 ton. 

Kemudian pada periode yang sama, produksi komoditi jagung mencapai 3.367 ton, dan komoditi Ubi Kayu mencapai 1.137 ton. Daerah dengan lumbung produksi hasil tani terbesar masih disumbang oleh Kecamatan Siantar Marimbun, Kecamatan Siantar Martoba, Kecamatan Siantar Marihat, dan Kecamatan Siantar Sitalasari. 

Pemko Siantar Perkuat Sektor Pertanian
Pemko Siantar Perkuat Sektor Pertanian dan Hanpang Lewat Program Strategis Tahun 2026

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga terus membina dan memotivasi sejumlah kelompok tani untuk tetap mempertahankan aktivitasnya di tengah globalisasi dan tantangan zaman. Pada tahun ini, Pemko Siantar memberi benih padi unggul sebanyak 15.000 kg dan jagung sebanyak 500 Kg, serta perbaikan jalur irigasi pertanian di sejumlah titik. 

“Tahun 2025 kita total memberikan bibit padi unggul sebanyak 35.825 kg dan bibit jagung unggul 1.960 kg. Tahun ini bibit padi unggul 15.000 kg dan jagung unggul 500 kg,” kata Mean.

Pemerintah sadar betul bahwa aktivitas perluasan permukiman menjadi tantangan di daerah berstatus kota. 

Pemko Siantar Perkuat Sektor Pertanian dan Hanpang
Pemko Siantar Perkuat Sektor Pertanian dan Hanpang Lewat Program Strategis Tahun 2026

Pemko Pematangsiantar terus melakukan berbagai kegiatan untuk menjaga stabilitas pangan mulai dari Gerakan Pangan Murah (GPM) yang merupakan pasar murah untuk menjaga daya beli masyarakat dan penekanan lonjakan inflasi. 

Kemudian melaksanakan Inspeksi Mendadak dan Operasi Pasar untuk memantau harga, kualitas, potensi kecurangan, hingga menjaga komoditas tak bergerak di Harga Eceran Tertinggi (HET). Selain itu, kata Mean, pihaknya  juga menerapkan Early Warning System (EWS) TPID untuk memantau fluktuasi harga kebutuhan pokok sebelum terjadi kelangkaan atau lonjakan harga pasar.

 

“Kita juga bersama Forkopimda dan KPw Bank Indonesia Pematangsiantar terus berkoordinasi bersama untuk menjaga stok bahan pangan strategis, mengawasi potensi inflasi jelang hari besar keagamaan; intervensi pada produksi maupun jalur distribusi hasil tani,” pungkas Mean.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved