Siantar Terkini

Baru Awal Tahun 2026, Dinas Damkar Siantar Sudah Dapat 116 Laporan Masyarakat

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Siantar mencatatkan kinerja signifikan sepanjang periode awal tahun 2026.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Dinas Damkar Siantar melayani jasa pemotongan cincin di Kantor Jalan Porsea Kota Pematangsiantar, Senin (23/2/2026). Sepanjang 2026, Damkar terima 116 laporan 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Pematangsiantar mencatatkan kinerja signifikan sepanjang periode awal tahun 2026. Hingga 23 Februari 2026, pihaknya telah menangani total 116 kejadian di kota tersebut, yang didominasi oleh tindakan non-kebakaran seperti penyelamatan, evakuasi, dan pencegahan.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Pematangsiantar, Herri Okstarizal melalui data yang dirilis Senin, 23 Februari 2026, merincikan bahwa dari total 116 kejadian, sebanyak 17 kali merupakan insiden kebakaran. Sementara itu, jumlah yang jauh lebih besar, yaitu 99 kali, adalah kejadian non-kebakaran. 

"Layanan non-kebakaran ini meliputi berbagai tindakan, mulai dari upaya pencegahan, penyelamatan jiwa dan hewan, evakuasi korban, hingga kegiatan penuntasan drainase yang tersumbat di masyarakat," ujar Herri Okstarizal, Selasa (24/2/2025). 

Tingginya angka kejadian non-kebakaran ini menegaskan peran vital Damkarmat yang tidak hanya sekadar pemadam api, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanganan berbagai keadaan darurat kemanusiaan di Pematangsiantar. Hal ini sejalan dengan komitmen dinas yang bekerja 1x24 jam, tujuh hari dalam seminggu tanpa hari libur .

Seperti diberitakan sebelumnya, dukungan terhadap tugas mulia ini terus diperkuat. Pada akhir Januari lalu, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi secara resmi menyerahkan armada baru berupa mobil suplai berkapasitas 8 ribu liter ke jajaran Damkarmat. 

Penambahan ini membuat total armada yang dimiliki menjadi 8 unit, yang diharapkan dapat semakin mempercepat dan memprofesionalkan respons petugas terhadap setiap laporan kebakaran, penyelamatan, dan keadaan darurat lainnya di masyarakat .

Herri Okstarizal menyampaikan harapan kepada seluruh warga Kota Pematangsiantar untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

"Periksa secara rutin instalasi listrik, jangan tinggalkan kompor dalam keadaan menyala, dan hindari membakar sampah sembarangan, terutama saat cuaca panas dan Persiapkan Alat pemadam Api Ringan atau APAR untuk mencegah terjadinya kebakaran yang membesar dan tidak menyebabkan kerugian harta benda ataupun jiwa" kata Herri. 

Lebih lanjut, Herri Okstarizal juga meminta partisipasi aktif warga dalam mendukung tugas-tugas penyelamatan. 

"Jangan ragu untuk segera melapor jika melihat atau mengalami keadaan darurat, baik itu kebakaran, pohon tumbang, evakuasi hewan, atau kondisi lainnya yang membutuhkan bantuan," ujarnya. 

Adapun nomor pengaduan resmi Dinas Damkarmat yang telah disediakan selama 1x24 jam adalah 08116265113. Semakin cepat Disdamkar mendapat informasi, maka semakin cepat pula mereka dapat bertindak untuk menolong. 

"Mari kita jadikan keselamatan sebagai tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.

(alj/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved