Film Bioskop
Film 402 Rumah Sakit Angker Korea, Horornya Bikin Penonton Lupa Bernapas
Mengadaptasi film yang diklaim sebagai salah satu horor terseram di Asia bukanlah tugas mudah.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Film berjudul 402 Rumah Sakit Angker Korea, akhirnya tiba di Tanah Air.
Setelah sukses besar melangsungkan World Premiere di ajang prestisius Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) pada 3 Juli lalu, kini giliran penonton Indonesia yang menjadi saksi horor mencekam dari film ini.
Mengadaptasi film yang diklaim sebagai salah satu horor terseram di Asia bukanlah tugas mudah.
Namun, 402 Rumah Sakit Angker Korea berhasil membungkam segala keraguan.
Film yang disutradarai oleh Anggy Umbara ini membuktikan bahwa eksekusi sineas lokal mampu menyajikan level kengerian yang setara, bahkan lebih mencekam, lewat bumbu kultural yang sangat dekat dengan penonton Indonesia, yaitu hadirnya ritual permainan jelangkung di film ini.
Sorak ketakutan dan pujian membanjiri studio usai penayangan. Kualitas horor yang disajikan sukses mengikat mental penonton sejak menit pertama.
Hal ini diamini oleh salah satu penonton dan kritikus yang hadir.
“Gila emang! Sebagai fans berat film Gonjiam, ternyata Indonesia berhasil bikin remake yang benar-benar ga kalah seram. Sekalinya penelusuran mulai, nahan nafas sampai filmnya habis!"
Validasi terbesar bagi film ini tidak hanya datang dari penonton, melainkan langsung dari sang kreator aslinya.
Saat penayangan perdananya di BIFAN 2026, sineas jenius di balik Gonjiam: Haunted Asylum, Jung Bum-Shik, turut hadir langsung di kursi penonton.
Menyaksikan karyanya diinterpretasikan ke dalam versi Indonesia, Jung Bum-Shik memberikan approval terhadap 402 Rumah Sakit Angker Korea.
“Adaptasi yang sangat teliti. Saya sangat menikmatinya!" ucap Jung Bum-Shik, memberikan legitimasi bahwa film ini sukses menjaga esensi horor orisinalnya sekaligus berdiri kokoh sebagai entitas teror baru yang luar biasa.
Di balik kesuksesan adaptasi epik ini, terdapat tangan dingin sutradara Anggy Umbara yang menaruh hati dan dedikasi penuh pada proyek ini.
Sebagai penggemar berat versi aslinya, Anggy memastikan setiap detail teror dirancang sempurna untuk menghantui pikiran penonton bahkan setelah mereka keluar dari bioskop.
"Kami bangga banget bisa dapat kesempatan world premiere di BIFAN, Korea, dan sekarang kami persembahkan film ini untuk penonton Indonesia.
| Dari Tawa hingga Air Mata, Film Nobody Loves Kay Bikin Penonton di Medan Terhanyut |
|
|---|
| Film Badut Gendong Resmi Meneror Bioskop, Ketika Cinta Menjelma Menjadi Dendam yang Mematikan |
|
|---|
| Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Sukses Hanyutkan Penonton di Medan |
|
|---|
| The Devil Wears Prada 2, Karakter Jin Chou dan Frasa Ching Chong Dinilai Rasis oleh China |
|
|---|
| Trailer Avengers Doomsday di Cinemacon: Jadi Tontonan Superhero Terbesar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/FILM-HOROR-Para-pemain-film-legendaris-Gonjiam-Haunted-Asylum.jpg)