Polres Tapsel

Truk Tangki Diduga Rem Blong Hantam Kantor Desa dan Empat Rumah di Batang Toru, Sopir Tewas

Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sebuah truk tangki tronton terjadi di Jalan Padangsidimpuan-Batang Toru KM 12-13,

Tayang:
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Polisi mengevekuasi dan olah TKP truk tangki terguling setelah menabrak kantor Desa Sisipa dan empat rumah warga di Jalan Padangsidimpuan-Batang Toru, Tapanuli Selatan, Selasa (5/5/2026). Kecelakaan diduga dipicu kegagalan pengereman saat melintas di jalur menurun. 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPANULI SELATAN-Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sebuah truk tangki tronton terjadi di Jalan Padangsidimpuan-Batang Toru KM 12-13, tepatnya di Desa Sisipa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (5/5/2026) siang. Insiden tersebut menewaskan sopir truk dan merusak satu kantor desa serta empat rumah warga.

Truk tangki bernomor polisi BK 8243 GD diketahui melaju dari arah Padangsidimpuan menuju Batang Toru. Saat melintas di jalur menurun dan menikung, kendaraan diduga mengalami kegagalan pengereman.

Ps Kasat Lantas Polres Tapanuli Selatan Iptu James Sihombing mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan diduga dipicu rem blong saat kendaraan melintas di tikungan menurun.

“Dugaan sementara, kendaraan mengalami rem blong sehingga sopir kehilangan kendali saat berada di turunan,” ujar James.

Dalam upaya menghindari kecelakaan yang lebih fatal, pengemudi bernama Jefri Siregar (25), warga Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara, disebut sempat membanting setir ke arah kanan. Namun, truk justru keluar jalur dan menghantam bangunan di tepi jalan.

Kendaraan kemudian menabrak kantor Desa Sisipa dan empat rumah warga sebelum akhirnya terguling di halaman salah satu rumah.

Akibat kejadian itu, Jefri mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di RSU Padangsidimpuan.

Sementara itu, kernet berinisial APS (41) mengalami luka ringan dan saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara Batang Toru.

Selain korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian material cukup besar. Polisi memperkirakan total kerusakan akibat insiden mencapai sekitar Rp400 juta, meliputi kerusakan kantor desa dan rumah warga terdampak.

Satlantas Polres Tapanuli Selatan telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit truk tangki, surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan SIM B II Umum milik pengemudi.

Hingga Selasa sore, kendaraan masih berada di lokasi kejadian sambil menunggu proses evakuasi sebelum dibawa ke Pos Lantas Batang Toru untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(Jun-tribun-medan.com).

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved