Polres Pakpak Bharat
Di Ladang Silima Kuta, Kapolres Pakpak Bharat Menanam Jagung Bersama Petani
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan bersama Bupati Pakpak Bharat Franc Benhard Tumanggor dan unsur Forkopimda
TRIBUN-MEDAN.COM, PAKPAK BHARAT-Siang itu matahari cukup terik di Desa Silima Kuta, Kecamatan STU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat.
Di sebuah lahan pertanian yang telah disiapkan, sejumlah pejabat daerah berdiri berdampingan dengan para petani.
Tanah yang gembur dibuka, benih jagung ditabur, lalu ditutup kembali dengan cangkul sederhana. Selasa (10/03/2026), penanaman itu dilakukan sebagai bagian dari program penanaman jagung satu juta hektar yang digagas pemerintah.
Di antara para pejabat yang hadir tampak Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan.
Dengan seragam dinasnya, ia turun langsung ke lahan bersama Bupati Pakpak Bharat Franc Benhard Tumanggor dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bagi Agustiawan, kegiatan itu bukan sekadar seremoni. I
a menyebutnya sebagai bentuk dukungan nyata aparat kepolisian terhadap program ketahanan pangan.
Penanaman bibit jagung tersebut juga dihadiri Direktur Utama Perusahaan Daerah Pakpak Bharat Agro Lestari (PD PAL) Mazmur Rumapea, Asisten I Setdakab Pakpak Bharat El Hidayat Berutu, Kepala Dinas Pertanian Sahat Boangmanalu, serta para camat dari berbagai kecamatan.
Para pejabat itu didampingi petugas dinas pertanian dan kelompok tani setempat yang sejak awal telah mengelola lahan tersebut.
Bagi Kapolres Agustiawan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pertanian bukanlah hal yang asing.
Dalam beberapa tahun terakhir, Polri kerap dilibatkan dalam program penguatan ketahanan pangan di berbagai daerah. Ia menilai sektor pertanian, terutama jagung, memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Melalui Kasi Humas Polres Pakpak Bharat AKP Amron Simanullang, ia menyampaikan bahwa jajaran kepolisian siap mendukung program pemerintah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Program perluasan lahan jagung dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Menurutnya, hasil panen jagung yang stabil serta harga yang relatif seimbang memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya petani di daerah.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan kelompok tani dianggap penting agar program tersebut dapat berjalan berkelanjutan.
Di ladang Silima Kuta, penanaman bibit jagung siang itu berlangsung sederhana. Para petani mendampingi pejabat yang datang, menunjukkan cara menanam, sekaligus bercerita tentang harapan mereka terhadap musim panen yang akan datang.
Di balik bibit kecil yang ditanam di tanah, tersimpan harapan tentang ketahanan pangan dan tentang kesejahteraan yang ingin diraih bersama.(Jun-tribun-medan.com).
penanaman jagung polres pakpak bharat
Anggota Polres Pakpak Bharat
Pejabat di Polres Pakpak Bharat
Samapta Polres Pakpak Bharat
Mapolres Pakpak Bharat
| Berbagi di Ramadhan, Kapolres Pakpak Bharat Salurkan Bantuan Untuk Lansia Eknomi Lemah |
|
|---|
| Polres Pakpak Bharat Gelar Isra Mi’raj dan Santuni Anak Yatim, Kapolres Tekankan Keteladanan Nabi |
|
|---|
| Wanita Pengedar Sabu di Tanah Pinem dan dua Teman Prianya Ditangkap Satnarkoba Polres Pakpak Bharat |
|
|---|
| Agar Jemaat Gereja Nyaman Ibadah Kenaikan Isa Al-Masih, Polres Pakpak Bharat Siaga Berjaga |
|
|---|
| Untuk Penerimaan yang Bersih Transparan dan Humanis, Kapolres Pakpak Bharat Cek Proses Verifikasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/program-ketahanan-pangan-melalui-pengembangan-jagung-satu-juta-hektar.jpg)