Sat Brimob Polda Sumut

Satukan Doa, Satukan Tanggung Jawab: Brimob Sumut Syukuri Kenaikan Pangkat Personel

Di balik setiap kenaikan pangkat, ada amanah yang bertambah dan tanggung jawab yang menguat.

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/IST
Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rantau Isn ur Eka bersama personel mengikuti doa bersama syukuran kenaikan pangkat di Masjid Al Barokah dan Gereja Oikumene Satuan Brimob Polda Sumut, Medan, Selasa (6/1/2026). Kegiatan doa lintas agama ini menjadi simbol toleransi, kebersamaan, dan refleksi spiritual bahwa kenaikan pangkat merupakan amanah yang harus diimbangi dengan profesionalisme, integritas, serta pengabdian humanis kepada masyarakat. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Di balik setiap kenaikan pangkat, ada amanah yang bertambah dan tanggung jawab yang menguat.

Kesadaran itulah yang mengemuka dalam doa bersama yang digelar Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Selasa (6/1/2026).

Seluruh personel berkumpul, menundukkan kepala, dan menyatukan doa sebagai ungkapan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan negara.

Kegiatan berlangsung khidmat di dua rumah ibadah Masjid Al Barokah dan Gereja Oikumene Satuan Brimob Polda Sumut.

Pelaksanaan doa secara serentak di dua tempat berbeda mencerminkan nilai yang telah lama hidup di tubuh Brimob toleransi, kebersamaan, dan persatuan dalam perbedaan.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isn ur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., hadir langsung bersama jajaran perwira, bintara, dan tamtama.

Dalam suasana hening dan penuh perenungan, doa dipanjatkan agar kenaikan pangkat tidak berhenti pada simbol kehormatan, melainkan menjadi pemacu untuk bekerja lebih profesional, disiplin, dan humanis.

Syukuran ini bukan sekadar ritual rutin. Ia menjadi ruang refleksi bahwa setiap jenjang kepangkatan menuntut kedewasaan sikap, keteladanan, serta kesiapan menghadapi tugas-tugas berat di lapangan, dari penanganan bencana hingga operasi kemanusiaan dan pengamanan berskala tinggi.

Melalui doa bersama ini, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan jati dirinya sebagai pasukan yang tidak hanya ditempa secara fisik dan taktis, tetapi juga dibangun di atas nilai spiritual dan kebersamaan.

Pangkat boleh bertambah, namun pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi tujuan utama.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved