Polres Pematangsiantar

Srikandi Polwan Polres Pematangsiantar Menjaga Terminal, Negara Hadir dengan Wajah Humanis

Derap patroli itu tak datang dengan sirene. Kamis pagi (18/12/2025), sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah Polisi Wanita Polres

|
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN
Srikandi Polwan Polres Pematangsiantar berdialog dengan penumpang dan sopir angkutan umum saat patroli dialogis di Terminal Tanjung Pinggir, Kamis (18/12/2025). Patroli humanis ini dilakukan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, serta mendukung penertiban aktivitas transportasi di Kota Pematangsiantar. 

TRIBUN-MEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Derap patroli itu tak datang dengan sirene. Kamis pagi (18/12/2025), sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah Polisi Wanita Polres Pematangsiantar menyusuri sudut-sudut kota dengan pendekatan dialog, bukan perintah. 

Terminal Tanjung Pinggir menjadi salah satu titik penting yang mereka sambangi.

Patroli dialogis ini merupakan bagian dari program Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak.

Tujuannya sederhana namun krusial: memastikan rasa aman dan nyaman masyarakat sekaligus mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurut PS Kasi Humas Polres Pematangsiantar IPTU Agustina Triyadewi, patroli Srikandi Polwan dirancang untuk menghadirkan polisi yang dekat, ramah, dan komunikatif di ruang-ruang publik.

“Pendekatannya persuasif, mengedepankan dialog dan sikap humanis,” kata Agustina.

Sebelum turun ke lapangan, Ketua Tim V Patroli Srikandi Polwan, IPDA Sumarni, memberikan arahan awal (AAP) kepada seluruh personel.

Penekanan diberikan pada cara bertindak yang santun, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Patroli kemudian bergerak menyisir sejumlah titik strategis di Kota Pematangsiantar, mulai dari Lapangan Adam Malik, Jalan Merdeka, Jalan Ade Irma, Jalan Ahmad Yani, kawasan Parluasan, hingga Jalan Rakutta Sembiring.

Di Terminal Tanjung Pinggir, Srikandi Polwan tak hanya memantau situasi keamanan. Mereka berdialog langsung dengan penumpang, pengelola, serta para sopir angkutan umum.

Imbauan disampaikan agar proses menaikkan dan menurunkan penumpang dilakukan di dalam terminal, sejalan dengan program penataan transportasi Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Hingga patroli berakhir, situasi kamtibmas terpantau kondusif. Tak ada insiden, tak ada ketegangan. Yang tersisa adalah rasa aman dan pesan bahwa kehadiran negara bisa dirasakan tanpa harus menimbulkan jarak.(Jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved