Pasca-bencana Alam di Sibolga, Bhabinkamtibmas Bantu Warga Bersihkan Material Kayu, Tanah dan Bantu

Personel Bhabinkamtibmas Polres Sibolga kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat

|
Editor: Muhammad Tazli
IST
Pada Selasa, 9 Desember 2025, Bhabinkamtibmas Kelurahan Angin Nauli, Aiptu Jemron Panjaitan, turun langsung memantau proses penanganan pascabencana di wilayahnya, khususnya pada kegiatan alat berat yang bekerja memindahkan tumpukan tanah, kayu, dan batu. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA – Personel Bhabinkamtibmas Polres Sibolga kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana.

Pada Selasa, 9 Desember 2025, Bhabinkamtibmas Kelurahan Angin Nauli, Aiptu Jemron Panjaitan, turun langsung memantau proses penanganan pascabencana di wilayahnya, khususnya pada kegiatan alat berat yang bekerja memindahkan tumpukan tanah, kayu, dan batu di kawasan pemukiman warga yang rata dengan tanah akibat longsor, banjir bandang, dan tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.

Dalam kejadian tersebut, diperkirakan sekitar 10 unit rumah warga mengalami kerusakan parah hingga rata dengan tanah. Material sisa bencana itu kemudian diangkut menggunakan dump truk untuk dipindahkan ke lokasi penampungan sementara yang telah disiapkan pemerintah, tepatnya di Jalan IL Nomensen, Aek Parira, Lingkungan I, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.

Kasat Binmas Polres Sibolga, AKP Martua Sinaga, menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga merupakan bentuk pengabdian sekaligus tanggung jawab Polri dalam memberikan rasa aman dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian harus selalu hadir di tengah warga binaannya, terutama ketika musibah terjadi. Mereka turut membantu memonitor aktivitas alat berat yang bekerja membersihkan serta memindahkan material kayu dan tanah yang terbawa banjir bandang,” ujar AKP Martua Sinaga.

Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan proses penanganan bencana berjalan lancar dan kondisi warga terdampak mendapat perhatian yang layak. Hingga kini, petugas di lapangan masih melakukan pendataan, pembersihan, dan pemulihan lingkungan bersama instansi terkait dan masyarakat setempat.

Penanganan lanjutan dipastikan terus dilakukan untuk mencegah potensi bencana susulan serta membantu warga memulihkan kehidupan mereka pasca musibah. (*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved