Polres Pelabuhan Belawan

Gerak Cepat Polres Belawan Tangkap Begal, Dua Pelaku Ditembak

Polres Pelabuhan Belawan kembali menunjukkan bahwa tekanan publik bisa menjadi bahan bakar paling efektif

|
Editor: Arjuna Bakkara
IST
Personel Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan menunjukkan barang bukti pisau yang digunakan dua pelaku begal saat melancarkan aksinya di Jalan Kl. Yos Sudarso, Belawan, Senin (24/11/2025). 

TRIBUN-MEDAN.COM, BELAWAN-Polres Pelabuhan Belawan kembali menunjukkan bahwa tekanan publik bisa menjadi bahan bakar paling efektif untuk mempercepat penegakan hukum.

Hanya berselang beberapa waktu setelah warga Belawan menyuarakan dukungan dan desakan agar aksi begal diberantas, dua pelaku yang meresahkan jalanan akhirnya diciduk.

SS (43) dan JS (24) tak berkutik ketika tim gabungan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan menangkap mereka.

Keduanya merupakan pelaku pembegalan terhadap Guntur pada 7 November 2025, di ruas Jalan Kl Yos Sudarso, persis di depan Gang Satahi yang oleh warga dikenal dengan nama yang lebih lugas Gang Tai.

Lokasi yang lama jadi titik rawan itu kini memasukkan satu babak baru, para pelakunya mulai tumbang.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman menyebut penangkapan ini bukan sekadar kerja teknis, tetapi juga bentuk jawaban cepat atas keresahan publik.

“Setelah menerima dukungan dari masyarakat, kami langsung meningkatkan intensitas penyelidikan. Tidak lama kemudian, kedua tersangka berhasil kami amankan,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Namun penangkapan itu tidak berjalan mulus. SS dan JS memilih melawan, membahayakan petugas.

Tindakan tegas pun ditempuh. Satu bilah pisau yang menjadi alat mereka menodong korban disita sebagai barang bukti.

Pemeriksaan awal mengaitkan keduanya dengan tiga aksi perampokan lainnya. Polres masih memburu pelaku lain yang diduga berada dalam jaringan yang sama.

Agus menegaskan, upaya ini bukan akhir. “Komitmen Polres Pelabuhan Belawan untuk memberantas begal tidak akan berhenti. Kami terus memburu pelaku lainnya demi rasa aman masyarakat.”

Di Belawan, kejahatan jalanan sering dianggap semacam bayangan yang akrab selalu ada, selalu mengintai. Penangkapan dua pelaku ini menjadi sinyal bahwa polisi kali initidak ingin sekadar mengejar bayangan, tetapi memastikan sumber gelapnya satu per satu diputus.(Jun-tribun-medan.com).

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved