KPK OTT Bupati Langkat
Syah Afandin Kena OTT KPK, Ruang Kerja Bupati Langkat Disegel, Satpol PP Sempat Halangi Wartawan
Kertas segel yang ditempelkan tersebut bertuliskan kalimat "Dalam Pengawasan KPK" dan dibubuhi tanda tangan resmi oleh salah satu penyelidik KPK
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Syah Afandin kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ruang kerja Bupati Langkat disegel.
Satpol PP pun sempat menghalangi wartawan yang mengambil video terkait penyegelan tersebut.
"Tidak boleh ya bang, sudah disegel KPK," cetus salah seorang petugas Satpol PP yang berjaga di depan ruangan.
Baca juga: Sosialisasi Program Strategis KDKMP, Wabup Toba Minta Operasional 1 KDKMP Sebagai Pionir
Mendapat respons tersebut, para wartawan di lokasi pun mencoba memberikan penjelasan persuasif mengenai tugas jurnalistik, di mana kedatangan mereka murni sekadar untuk mengambil dokumentasi visual guna kepentingan pemberitaan publik.
Diketahui Syah Afandin alias Ondim diamankan oleh tim penyelidik KPK dalam operasi tangkap tangan pada Kamis (2/7/2026) sore kemarin.
Selain sang bupati, petugas lembaga antirasuah tersebut juga mengamankan dua orang lainnya.
Baca juga: KPK Segel Ruang Kerja Bupati Langkat, Syah Afandin Diamankan❗
Salah satu di antaranya diinformasikan merupakan mantan anggota DPRD Sumut yang disebut-sebut bernama Syahrial Harahap.
Dengan demikian, total ada tiga orang yang diciduk KPK saat menggelar operasi tangkap tangan pada Kamis (2/7/2026) sore kemarin.
Pascapenangkapan tersebut, amatan wartawan di lokasi pada Jumat (3/7/2026) pagi menunjukkan suasana di Kantor Bupati Langkat yang beralamat di Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, tampak sangat sepi.
Baca juga: Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Ruang Kerja Ondim Disegel, Satpol PP Halangi Wartawan
Kondisi ini bertepatan dengan kebijakan pemerintah setempat yang memberlakukan sistem Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah setiap hari Jumat.
Tak ada satu pun pejabat teras yang dapat ditemui wartawan di kompleks perkantoran tersebut. Aktivitas di dalam gedung hanya menyisakan beberapa orang pegawai staf dan petugas Satpol PP yang berjaga.
Kendati aktivitas pegawai sepi, jejak penindakan hukum oleh tim KPK terlihat jelas di area dalam gedung. Sebanyak tiga pintu akses utama yang menuju ke ruangan kerja Bupati Langkat didapati sudah dalam kondisi tersegel rapat.
Kertas segel yang ditempelkan tersebut bertuliskan kalimat "Dalam Pengawasan KPK" dan dibubuhi tanda tangan resmi oleh salah satu penyelidik KPK bernama Bayu
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto Benarkan OTT di Sumut
Sementara itu, pihak KPK akhirnya membenarkan bahwa pihaknya telah melancarkan rangkaian OTT pada Kamis kemarin, yang salah satu target utamanya menyasar langsung Bupati Langkat, Syah Afandin alias Ondim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bupati-langkat-kantor-disegel-kpk-ott-kpk-di-sumut.jpg)