Berita Viral
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dilatih Militer, Feri Amsari Kritik Pemerintah Lalai
Sudah lima calon manajer calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia dalam pelatihan latihan dasar militer
TRIBUN-MEDAN.com - Sudah lima calon manajer calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia dalam pelatihan latihan dasar militer (Latsarmil).
Mereka meninggal hanya dalam kurun 2 pekan pelaksanaan latsarmil.
4 calon manajer Koperasi Merah Putih tersebut yakni
- Anisa Muyassaroh
- Yonanda Muhammad Taufiq
- Novia Rahmadhani Sihotang asal Padangsidimpuan, Sumatra Utara (Sumut).
- Muhammad Rifki Renaldi Gunawan.
- Nola Diasari
Pelatihan ini dinilai tak berkaitan dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam mengelola koperasi.
Kritik terhadap proram pembekalan model militer ini bermunculan.
Pakar hukum tata negara Feri Amsari menyebut, pelatihan tersebut tidak sesuai dengan tujuan koperasi yang bergerak di bidang pelayanan dan usaha.
"Makanya negara itu bekerja harus pakai otak ya. Ini koperasi tapi latihannya latihan militer, itu logikanya enggak ketemu," kata Feri kepada wartawan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/06/2026).
Feri menilai konsep pelatihan militer untuk pengurus koperasi bertentangan dengan prinsip administrasi publik.
Ia menyebut negara seharusnya menjalankan program sesuai dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai.
"Harus ada prinsip-prinsipnya, efektif, efisien. Masa orang ngurus koperasi disuruh latihan militer, jadi pasti ada yang menjadi korban. Ini kelalaian negara," tuturnya.
Feri tegas mendorong agar pelatihan militer bagi pengurus koperasi dibatalkan dan diganti dengan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pengelolaan koperasi.
Terkait dalih pemerintah yang menyebut pelatihan militer dapat meningkatkan kedisiplinan, Feri mempertanyakan relevansinya dengan pengelolaan koperasi.
"Harusnya ramah, melayani, itu enggak dengan militer. Harusnya belajar ke hotel, pariwisata, bukan ke militer. Bagi saya ini mengada-ada, memaksa program ini, semuanya dibawa unsur militer, bagian dari gagasan militeristik itu," pungkasnya.
Sebelumnya, berdasarkan informasi Kementerian Pertahanan per 27 Juni 2026, kelima peserta meninggal akibat kondisi medis tertentu, yakni heat stroke, henti jantung (cardiac arrest), dan tuberkulosis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Latihan-militer-calon-manajer-Kopdes-Merah-Putih.jpg)