Minggu, 28 Juni 2026

Berita Viral

Fakta-fakta Meninggalnya Dokter Icha, Sempat Tinggalkan Surat Wasiat hingga Kemenkes Turun Tangan

Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah sebelumnya dr. Icha dikabarkan mengalami tekanan psikologis berat

Tayang:
Instagram/@adamprabata
MENINGGAL - Dokter Icha meninggal dunia, Jumat (26/6/2026). Dokter Icha sempat viral usai diduga mengalami intimidasi dari anggota DPRD 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus meninggalnya dokter muda dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha menjadi perbincangan di media sosial.

Dokter yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu meninggal dunia pada Jumat, 26 Juni 2026.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah sebelumnya dr. Icha dikabarkan mengalami tekanan psikologis berat yang diduga berkaitan dengan insiden saat menjalankan tugas menangani pasien di rumah sakit.

Setelah kabar duka itu muncul, berbagai perkembangan baru terungkap, mulai dari ditemukannya surat wasiat hingga langkah investigasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Berikut fakta yang merangkum perkembangan kasus tersebut.

DOKTER TEWAS: Dokter Icha tinggalkan surat wasiat sebelum tewas gantung diri setelah mengaku diintimidasi dua anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Jumat (26/6/2026).
DOKTER TEWAS: Dokter Icha tinggalkan surat wasiat sebelum tewas gantung diri setelah mengaku diintimidasi dua anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Jumat (26/6/2026). (Tribun Medan Kolase)

1. dr. Icha Meninggal Setelah Diduga Mengalami Tekanan Psikologis

Nama dr. Icha sebelumnya telah menjadi perhatian publik karena diduga mengalami intimidasi saat menjalankan tugas sebagai dokter jaga di IGD RS Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Menurut keterangan keluarga, peristiwa itu bermula ketika dr. Icha menangani seorang pasien anak korban gigitan ular pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Penanganan medis disebut telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) rumah sakit. SOP merupakan pedoman resmi yang digunakan tenaga kesehatan agar pelayanan medis dilakukan sesuai ketentuan profesi dan keselamatan pasien.

Paman kandung korban, Victor Manbait, mengatakan dr. Icha telah memberikan penanganan berdasarkan konsultasi dengan dokter spesialis anak.

"Dokter Icha saat itu sudah melakukan penanganan medis secara profesional, sesuai SOP rumah sakit serta hasil konsultasi berkala dengan dokter spesialis anak," ujar Victor.

Namun, keluarga pasien disebut meminta jenis vaksin tertentu yang menurut penjelasan medis belum direkomendasikan secara klinis untuk kasus tersebut. Selain itu, vaksin yang dimaksud juga sedang tidak tersedia di rumah sakit.

Situasi kemudian memanas setelah dua pria yang mengaku sebagai anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara datang ke ruang IGD dan menyampaikan protes dengan nada tinggi.

Menurut keluarga, salah seorang di antaranya bahkan menunjuk wajah dr. Icha ketika meminta penjelasan. Setelah kejadian tersebut, kondisi psikologis dokter muda itu disebut berubah drastis.

2. Trauma Berat, Depresi hingga Sempat Menjalani Perawatan Kejiwaan

Keluarga mengungkapkan bahwa setelah insiden di ruang IGD, dr. Icha yang sebelumnya dikenal sebagai pribadi ceria berubah menjadi pendiam dan tertutup.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup L - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:00 WIB
Panama
Panama
0 - 2
England
Inggris
Grup L - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:00 WIB
Croatia
Kroasia
2 - 1
Ghana
Ghana
Grup K - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 06:30 WIB
DR Congo
RD Kongo
Live
Uzbekistan
Uzbekistan
Grup K - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 06:30 WIB
Colombia
Kolombia
0 - 0
Portugal
Portugal
Grup J - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 09:00 WIB
Jordan
Yordania
VS
Argentina
Argentina
Grup J - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 09:00 WIB
Algeria
Aljazair
VS
Austria
Austria
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved