Sabtu, 27 Juni 2026

Berita Viral

USAI Diintimidasi Dua Anggota DPRD, Dokter Icha Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamarnya

dr. Icha dikabarkan meninggal dunia. Ia ditemukan tidak bernyawa di dalam kamarnya di Kota Kupang, Provinsi NTT, pada Jumat (26/6/2026)

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
Instagram/@adamprabata
MENINGGAL - Dokter Icha meninggal dunia, Jumat (26/6/2026). Dokter Icha sempat viral usai diduga mengalami intimidasi dari anggota DPRD 

TRIBUN-MEDAN.COM – Seorang dokter muda di Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama dr. Icha dikabarkan mengalami depresi berat hingga harus dirawat di rumah sakit setelah diduga diintimidasi oleh dua anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Trens Lasakar dan Robertus Tubani, saat menangani pasien anak korban gigitan ular. 

Kini, dr. Icha dikabarkan meninggal dunia. Ia ditemukan tidak bernyawa di dalam kamarnya di Kota Kupang, Provinsi NTT, pada Jumat (26/6/2026) pukul 18.30 WITA. 

Sosok dan Biodata dr. Icha

  • Nama: dr. Icha 
  • Profesi: Dokter jaga IGD Rumah Sakit Leona, Kabupaten TTU, NTT
  • Tugas: Menangani pasien darurat, termasuk kasus gigitan ular
  • Kondisi Sebelumnya: Mengalami depresi, trauma berat, dan sempat ditemukan terkulai lemas di tempat tinggalnya sebelum dirawat kembali di RS Leona.
  • Kondisi Terkini: Ditemukan tidak bernyawa di dalam kamarnya di Kota Kupang, Provinsi NTT, pada Jumat (26/6/2026) pukul 18.30 WITA. 

Kronologi Dugaan Intimidasi

  • 13 Juni 2026: dr. Icha menangani pasien anak korban gigitan ular di IGD RS Leona.
  • Permintaan keluarga pasien: Meminta vaksin tertentu yang secara klinis belum direkomendasikan dan tidak tersedia di rumah sakit.
  • Ketegangan: Dua pria yang mengaku anggota DPRD TTU datang, berbicara dengan nada tinggi, bahkan menunjuk-nunjuk wajah dr. Icha.
  • Dampak langsung: dr. Icha menangis histeris saat bertugas, mengalami tekanan emosional berat.
  • 14 Juni 2026: Rekan sejawat menemukan dr. Icha dalam kondisi lemah, lalu dirawat intensif dengan infus di RS Leona.

Dampak dan Reaksi

  • Trauma psikologis: dr. Icha masih mengalami ketakutan dan tekanan mental akibat bentakan dan perlakuan kasar.
  • Keluarga: Melaporkan kasus ini ke pimpinan DPRD TTU, menuntut proses kode etik terhadap dua anggota dewan.
  • DPRD TTU: Mengakui adanya insiden dengan nada tinggi, namun keluarga menilai tindakan tersebut sebagai intimidasi yang berlebihan.
  • Kerentanan Tenaga Medis: Kasus dr. Icha menjadi simbol kerentanan tenaga medis di daerah yang sering menghadapi tekanan dari pihak luar, termasuk pejabat publik.

Peristiwa ini menegaskan perlunya:

  • Perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan.
  • Evaluasi sistem pengawasan DPRD agar tidak menyalahgunakan kewenangan.
  • Peningkatan fasilitas medis di daerah terpencil untuk menghindari konflik akibat keterbatasan obat/vaksin.

Baca juga: Sosok Dua Anggota DPRD Diduga Intimidasi Dokter di NTT Sampai Depresi dan Terkulai Lemas

Sosok Kedua Anggota DPRD

Kedua anggota DPRD tersebut diketahui bernama Trens Lasakar dan Robertus Tubani.

Keduanya diduga mengintimidasi dokter Icha hingga mengalami depresi.

Trens Lasakar dan Robertus Tubani merupakan anggota aktif DPRD, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa tersebut terjadi ketika dokter Icha tengah memberikan penanganan medis kepada seorang anak korban gigitan ular pada Sabtu (13/6/2026).

Menurut keterangan keluarga, dokter Icha telah menjalankan prosedur penanganan sesuai standar operasional rumah sakit dan rutin berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Namun, situasi mulai memanas ketika pihak keluarga pasien tidak menerima penjelasan medis terkait vaksin yang mereka minta.

Selain belum direkomendasikan secara klinis untuk kasus tersebut, stok vaksin yang dimaksud juga disebut tidak tersedia di rumah sakit.

Ketegangan kemudian meningkat setelah dua pria yang mengaku sebagai anggota dewan datang ke area IGD dan melayangkan protes dengan nada tinggi. Mereka meminta penjelasan langsung kepada dr Icha mengenai penanganan pasien yang sedang dilakukan.

Salah satu oknum anggota DPRD itu bahkan diduga bersikap agresif dengan menunjuk-nunjuk wajah sang dokter saat berbicara. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 02:00 WIB
Norway
Norwegia
1 - 4
France
Prancis
Grup I - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 02:00 WIB
Senegal
Senegal
5 - 0
Iraq
Irak
Grup H - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:00 WIB
Uruguay
Uruguay
0 - 1
Spain
Spanyol
Grup H - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:00 WIB
Cape Verde
Tanjung Verde
0 - 0
Saudi Arabia
Arab Saudi
Grup G - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:00 WIB
Egypt
Mesir
1 - 1
Iran
Iran
Grup G - Matchday 3
Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:00 WIB
New Zealand
Selandia Baru
1 - 5
Belgium
Belgia
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved